Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Kabar Lifestyle

VP Apple Lisa Jackson Puji Kreativitas Lulusan Developer Academy Indonesia

badge-check


					Lisa Jackson, VP Environment, Policy and Social Initiatives di acara kelulusan Developer Academy di Bali, Kamis (11/12/2025). (Foto: KOMPAS.com/Reska K. Nistanto.) Perbesar

Lisa Jackson, VP Environment, Policy and Social Initiatives di acara kelulusan Developer Academy di Bali, Kamis (11/12/2025). (Foto: KOMPAS.com/Reska K. Nistanto.)

Wakil Presiden Apple untuk Environment, Policy, and Social Initiatives, Lisa Jackson, mengapresiasi lulusan Apple Developer Academy Indonesia. 

Dalam sambutan di acara kelulusan angkatan 2025 yang digelar di Bali, Jackson menilai para peserta menunjukkan kreativitas, semangat berinovasi, serta kemampuan kolaborasi yang kuat. Lisa mengatakan dirinya “terkesan” dengan energi dan karya para peserta. 

“Apa yang kalian capai di sini benar-benar menginspirasi, dan kami bangga menjadi bagian dari perjalanan kalian,” ujar Lisa.

Dalam pidatonya, Lisa menyinggung perjalanan Apple Developer Academy yang pertama kali hadir di Indonesia pada 2018. 

Program tersebut kini telah berkembang menjadi empat akademi di Tangerang, Surabaya, Batam, dan Bali, dengan Bali menjadi akademi pertama di Indonesia yang menerima peserta internasional.

“Masing-masing akademi punya fokus dan karakter komunitas yang berbeda. Bali memiliki keunikan karena membuka pintu bagi pembelajar dari seluruh dunia,” kata dia.

Lisa juga menyampaikan bahwa keempat akademi tersebut telah menjangkau lebih dari 3.000 peserta sejak pertama kali dibuka. Program akademi membekali peserta dengan keterampilan seperti pemrograman, pengembangan aplikasi, dan kewirausahaan. 

Banyak lulusan kini bekerja di berbagai sektor, termasuk pendidikan, e-commerce, transportasi, serta di perusahaan teknologi yang mengembangkan aplikasi teratas di App Store Indonesia. 

Namun, Lisa menekankan bahwa pencapaian akademi tidak hanya soal jumlah lulusan. 

“Cerita sebenarnya bukan tentang angka. Ini tentang kreativitas, tentang seni, tentang kemampuan memecahkan masalah yang kalian bawa. Tentang pembelajaran berbasis tantangan yang membuat kalian tumbuh,” kata Lisa. 

Ia menggambarkan proses pembelajaran sebagai kemampuan merumuskan masalah, menempatkannya di hadapan tim yang tepat, lalu melihat mereka bekerja. 

“Berikan developer sebuah masalah, lalu beri mereka ruang. Ketika kita kembali, hasilnya selalu luar biasa,” ujar Lisa.

Menurut Lisa, belajar coding ibarat mempelajari bahasa baru yang memungkinkan seseorang mencipta dan menemukan cara-cara baru dalam memecahkan masalah. 

Ia menilai lulusan akademi telah menggunakan kemampuan tersebut untuk memberikan dampak nyata. 

“Kalian membuat perubahan dalam kehidupan banyak orang,” tambah Lisa.

Lisa juga menyoroti kontribusi besar komunitas developer Indonesia dan Asia Tenggara, yang sejauh ini telah menciptakan lebih dari 94.000 aplikasi. Ia menyebut hal tersebut sebagai bukti berkembangnya ekosistem kreator digital di kawasan.

Dalam kesempatan yang sama, Lisa juga menyampaikan kekagumannya terhadap kepercayaan diri para peserta yang mempresentasikan proyek dan aplikasi mereka. 

“Setiap dari kalian menatap saya dan menceritakan apa yang sedang kalian kerjakan. Itu menunjukkan bahwa kalian siap. Kalian akan memberi tahu dunia tentang karya kalian,” tuturnya. 

Sumber: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle