Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar PDAM

Tirta Pakuan Siapkan Sistem Perbaikan Pipa Per Klaster

badge-check


					Tirta Pakuan Siapkan Sistem Perbaikan Pipa Per Klaster Perbesar

Perusahaan air bersih itu bukan hanya membangun sistem pelayanan berbasis teknologi informasi, namun  harus sudah menyiapkan strategi dalam melakukan pembenahan pipa. Hal tersebut disampaikan  Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, kemarin. 

“Jadi begini, pimpinan kami konsen dengan pembangunan. Kami juga punya konsen di masalah transparansi dan bagaimana melakukan servis pelanggan. Karena itulah urat nadi kita. Ketika ada masalah, kami sampaikan pesan ke masyarakat secara poin ke poin. Misal, ada masalah apa, kemudian apa yang sudah kita lakukan,” kata Rino.

Bukan itu saja, lanjut Rino, soal penanganan kebocoran pipa pihaknya sedang merancang sistem perbaikan pipa dengan membuatkan klaster-klaster di tiap zona.

“Kita akan melakukan perbaikan pipa. Nanti di 170 ribu pelanggan, kita akan buatkan klaster-klaster per zona. Zona 1, 2, sampai 7. Sekaligus dengan sub zonanya akan dibuatkan sampai klaster terkecil atau District Meter Area. Angkanya itu sekitar seribuan,” urai Rino.

Rino mengaku, tujuannya  menerapkan sistem tersebut agar masyarakat tetap nyaman dengan pelayanan yang diberikan. Sehingga, saat ada masalah terjadi dan membutuhkan perbaikan pipa, dampaknya tidak meluas.

“Artinya, yang akan bermasalah itu hanya di klaster tertentu saja yang memang ada perbaikan pipa,” terangnya.

Rino menjelaskan perbaikan pipa berbeda dengan listrik. Sebab, jika ada masalah pada bagian pipa, maka proses perbaikannya relatif memakan waktu.

Penutupan pipa berbeda dengan listrik. Listrik bisa ditutup dan dimatikan. Setelah tersambung, bisa langsung dinyalakan kembali. Tetapi jika pipa, yang isinya air, bisa menyedot angin. Untuk mengeluarkannya, dibutuhkan waktu yang cukup lama.

“Saya bersama direksi sudah membuat satu rules bahwa pelanggan itu harus mendapat pelayanan maksimal. Kita mau kejar 0,05 bar sebagai standar pelayanan minimum. Supaya apa? Supaya masalah ini bisa terurai,” harapnya.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tirta Pakuan Gencar Layanan Lumpur Tinja Terjadwal

26 October 2026 - 11:39 WIB

Tirta Pakuan Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

10 October 2026 - 11:54 WIB

Jaga Air Tetap Jernih dan Berkualitas, Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa

17 September 2026 - 10:30 WIB

TPAS Terbakar, Tirta Pakuan Salurkan Air Bersih dan Logistik ke Galuga

13 September 2026 - 10:43 WIB

Peduli Kesehatan Warga, Tirta Pakuan Gelar Pengobatan Gratis

5 August 2026 - 11:37 WIB

Trending on Kabar PDAM