Menu ✖

Dark Mode
LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi Sony Siapkan Perangkat Baru yang Misterius: PlayStation Portal OLED? Rahasia Coretan Pensil yang Bikin Prosesor AMD Makin Ngebut

Kabar Bogor

Terima Penghargaan BiiFest, Dedie: Ini untuk Warga Kota Bogor 

badge-check


					Terima Penghargaan BiiFest, Dedie: Ini untuk Warga Kota Bogor  Perbesar

Atas perannya dalam memajukan dunia pendidikan, keislaman, serta kepemimpinan di Kota Bogor, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima penghargaan Insan Cendekia Pemimpin Cendekia dari Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orda Kota Bogor.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Bogor ICMI Islamic Festival (BiiFest) 2025 yang digelar di Mall Botani Square Lt. 2, Minggu (16/3/2025).

Dalam sambutannya, Dedie A. Rachim menyampaikan rasa terharu dan bangganya karena mendapat penghargaan yang sejajar dengan tokoh-tokoh besar seperti Rektor IPB, almarhum Sholeh Iskandar, dan Kyai Abdullah bin Nuh.

Ia menganggap penghargaan ini bukan hanya untuk dirinya secara pribadi, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kota Bogor yang selalu berkontribusi dalam pembangunan kota.

“Ini adalah sebuah penghargaan buat saya. Saya merasa sangat terharu karena disejajarkan dengan tokoh-tokoh besar seperti itu,” ungkap Dedie A. Rachim.

Selain menerima penghargaan, Dedie A. Rachim juga mengapresiasi penyelenggaraan BiiFest 2025, yang untuk pertama kalinya diadakan di Kota Bogor.

Menurutnya, festival ini membawa banyak nilai positif bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat keberagaman dan meningkatkan pemahaman keislaman.

Ia berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang masuk dalam kalender resmi kegiatan Kota Bogor. Dengan demikian, BiiFest dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sebagaimana Festival Cap Go Meh dan Festival Merah Putih yang telah menjadi bagian dari identitas budaya Kota Bogor.

“Kita mendukung penuh pelaksanaan Bogor ICMI Islamic Festival karena nilai-nilai positifnya sangat kental dan partisipasi masyarakatnya juga tinggi. Saya berharap tahun depan acara ini dapat berjalan lagi dan masuk dalam kalender event Kota Bogor,” ujarnya.

BiiFest 2025 berlangsung sejak 8 hingga 16 Maret 2025 dengan mengusung tema ‘Celebrate Life Together: Bersatu Bersama Wujudkan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.’

Rangkaian kegiatan dalam BiiFest 2025 di antaranya adalah empat lomba seni dan budaya (ICMI Islamic Film Festival, Qasidah, Marawis, dan Qiroatul Kutub) dengan seribu peserta dan seratus cendekiawan, serta Sanlat On the Mall bagi 500 siswa SMP dan SMA.

Selain itu, ada 15 sesi talkshow dan workshop yang melibatkan 200 pelaku UMKM dan seribu masyarakat, serta empat festival ngabuburit di empat kecamatan yang menggandeng seratus UMKM dan membagikan 7.000 takjil.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, BiiFest 2025 menjadi ajang yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai keislaman, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM. RLS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pasar Gembrong Sukasari Diganjar Sertifikat SNI Pasar Rakyat

8 October 2026 - 20:42 WIB

Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT

7 October 2026 - 22:03 WIB

Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum

7 October 2026 - 22:00 WIB

Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

7 October 2026 - 21:51 WIB

Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen

7 October 2026 - 20:43 WIB

Trending on Kabar Bogor