Menu

Dark Mode
PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa? Galaxy S25 Ultra Akan Abadikan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

Kabar Lifestyle

Teknologi Terbaru Dunia Aviasi: Taksi Terbang Siap Dipamerkan di Indonesia

badge-check


					HEXIA 2025. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom) Perbesar

HEXIA 2025. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Bogor – Transportasi di darat, laut, hingga udara menggunakan pesawat penumpang memang sudah lumrah dilakukan masyarakat. Tapi ada yang baru jika menggunakan taksi terbang.

Ya, betul taksi terbang ini merupakan sebuah terobosan baru di dunia aviasi, khususnya helikopter. Taksi terbang atau electric vertical take-off and landing (eVTOL) dari perusahaan asal Jepang yakni SKYDRIVE tersebut nantinya akan ada di pameran Heli Expo Asia (HEXIA) 2025, yang diselenggarakan di Cengkareng Heliport, Tangerang, pada 20 sampai 24 Agustus 2025.

Dalam kesempatan konferensi pers HEXIA 2025 di Cengkareng Heliport, Rabu (6/8/2025), CEO HEXIA, T. Iskandar Muda, menyampaikan gelaran ini selain membawa teknologi-teknologi di ranah helikopter juga cara untuk mengenalkan informasi lebih luas terkait helikopter kepada khalayak, terutama generasi muda. Oleh karenanya bukan hanya berbicara terkait layanan dan bisnis saja, tetapi juga tentang pemanfaatan helikopter sebagai moda transportasi yang lebih fleksibel di masa mendatang.

“Kami membuka HEXIA 2025 untuk masyarakat, termasuk keluarga dan mahasiswa agar bisa melihat langsung perkembangan teknologi helikopter, mencoba joy flight, hingga mengenal dunia aviasi secara lebih dekat,” ucapnya.

HEXIA 2025 ini juga bekerja sama dengan Whitesky Aviation sebagai penyedia tempat dihelatnya agenda tersebut.

Realisasi Taksi Terbang

Pada kesempatan yang sama, Chief Commercial Officer Whitesky Aviaton, Ari Nuwanda, mengatakan adanya taksi terbang itu bisa jadi cara untuk mempercepat pengaplikasian teknologi tersebut di wilayah Asia.

Meskipun secara global teknologi ini masih dikembangkan, namun ia menyebutkan Indonesia dan pihak harus siap untuk mempersiapkan teknologi tersebut.

“Secara global itu kan masih development, kalau dibilang siap tidak siap, kita berusaha untuk siap. Karena tadi, mengikuti perkembangan teknologi, one day pasti itu akan terjadi jadi kita persiapkan semuanya dulu, kita banyak kerja sama, kita banyak diskusi sehingga itu bisa terlaksana di waktu yang tepat,” kata Ari.

Dan untuk kapan bisa terealisasi teknologi itu sebagai alternatif moda transportasi, Ari menyampaikan masih belum bisa memprediksi kapan bisa terjadi. Karena masih perlu banyak kajian mendalam terkait hal-hal yang melingkupi taksi terbang tersebut.

“Belum ada gambaran, belum ada, masih proses, kita nggak bisa prediksi karena itu mungkin masih lama sih masih perlu waktu. Karena di luar juga kan secara internasional belum terjadi juga gitu sebenarnya,” lanjutnya.

Sebagai informasi, di HEXIA 2025 ini pengunjung yang beruntung juga bisa merasakan terbang menggunakan helikopter secara gratis. Dengan lebih dari 70 penerbangan selama kegiatan berlangsung.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein

5 February 2026 - 11:14 WIB

Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa?

5 February 2026 - 11:10 WIB

Galaxy S25 Ultra Akan Abadikan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin

5 February 2026 - 11:06 WIB

Mantan Bos Microsoft Minta Dikenalkan ke Tim Cook Lewat Jeffrey Epstein

4 February 2026 - 13:19 WIB

Kawin Campur Manusia dengan Spesies Lain, Anaknya Berumur Pendek

4 February 2026 - 13:16 WIB

Trending on Kabar Lifestyle