Tagor Pilih Regenerasi, 4 Kader Golkar Tunggu Sabtu Penentu

Berakhirnya batas pengembalian formulir bakal calon ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, pukul 16.00 wib Jumat (28/8/2020), tercatat hanya 4 orang kader yang mengembalikan formulir. Yakni Heri Cahyono, Rusli Prihatevy, Andi Iswara Natanegara dan Hj Isye Christina.

Dengan demikian maka ke empat orang kandidat bakal calon ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor itu resmi akan bertarung pada Musda ke 10 DPD Partai Golkar,  di hotel Sahira, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (29/8/2020).

Menurut Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor , hingga batas waktu pengembalian berkas folmulir pendaftaran, hanya empat orang yang menyerahkan. “Tepat pukul 16.00 WIB, sudah dilakukan penutupan. Ada 4 orang bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor yang mengembalikan folmulir pendaftaran dan nanti maju di Musda ke 10,” kata Tagor.


Baca juga: Tujuh Kader Berebut Kursi Ketua DPD Golkar Kota Bogor


Empat orang tersebut secara administrasi berkas pendaftaran versi SC sudah dinyatakan lengkap. Jadi Musda ini di bawah DPD Jawa Barat dan tim DPD Jabar akan melakukan verifikasi terhadap empat bakal calon. “Besok tim dari DPD Jawa Barat akan turun ke Kota Bogor dan melalukan verifikasi faktual. Jadi hasilnya siapa saja yang lolos menjadi calon Ketua nanti akan diumumkan oleh DPD Jabar saat Musda,” jelasnya.

Tagor menambahkan, total yang memiliki hak suara dalam Musda ada 12 suara, diantaranya 6 suara dari  Pengurus Kecamatan (PK), satu suara organisasi pendiri yaitu Soksi, MKGR  Kosgoro, satu suara organisasi yang didirikan yaitu HWK, Satkar Ulama, MDI dan AMPI, satu suara sayap partai yaitu AMPG dan KPPG, satu suara dari DPD Provinsi Jabar, satu suara Dewan Penasehat dan satu suara dari Ketua DPD Partai Golkad demisioner. “Totalnya ada 12 hak suara yang akan digunakan dalam Musda dengan agenda memilih ketua DPD Golkar Kota Bogor periode 2020-2025,” jelasnya.

Tagor juga menjelaskan posisi Ketua SC Musda Rusli Prihatevy yang sudah menyatakan mundur, termasuk Andi Iswara selaku ketua panitia penyelenggara juga mundur. Karena keduanya maju sebagai bakal calon ketua DPD. Selanjutnya untuk yang memimpin Musda Oyok Sukardi dan SC Yadi Sukirman.

“Untuk menjaga akuntabilitas dan stabilitas acara Musda, para bakal calon mundur dari jabatannya sebagai panitia Musda,” ucapnya.

Ditanya mengapa dirinya tidak mengembalikan formulir pendaftaran, Tagor mengaku sejak awal dirinya tidak akan maju dalam Musda, tetapi karena ada kader Golkar yang kemarin mengambil folmulir untuk dirinya, Tagor memberikan apresiasi. Tetapi dirinya tetap tidak akan maju, dibuktikan bahwa dirinya tidak menyerahkan folmulir pendaftaran kepada panitia.

“Sejak awal saya tidak akan mencalonkan kembali, tapi saya apresiasi karena ada kader yang mengambil formulir untuk diri saya. Saya lebih mementingkan kaderisasi dan kemajuan partai Golkar Kota Bogor ke depan,” pungkasnya.

reporterpratama

editor aldhoherman

print

You may also like...