Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Kabar Politik

Soal LRT, Dewan Minta Bima AryaTegas

badge-check


					Soal LRT,  Dewan Minta Bima AryaTegas Perbesar

image

Zaenul Mutaqin

DPRD Kota Bogor meminta agar Walikota bersikap tegas dalam menentukan rencana pembangunan proyek jalur kereta ringan (Light Rail Transit/LRT). Sikap itu patut diambil Walikota agar jangan sampai kebijakan yang diambilnya nanti malah menuai banyak persoalan baru.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor Zainul Mutaqin, Selasa (08/02/16), menyikapi perkembangan pembangunan LRT di Kota Bogor yang dikabarkan akan dialihkan dari lokasi semula di Terminal Baranangsiang.

Menurutnya, Peraturan Presiden (Perpres) yang telah menentukan bakal lokasi pemberhentian akhir ada di Terminl Baranangsiang, Bogor Timur itu sudah sangat tepat. Salah satunya karena lokasinya yang strategis dan berada di akses utama menuju Kota Bogor.

“Kalau jalur LRT ini dipindahkan ke kawasan pinggiran justru nanti malah akan menimbulkan persoalan baru seperti kemacetan dan aspek sosial lainnya,” ungkap Zainul.

Jika jalur LRT pun dialihkan ke Kawasan Tanah Baru, Bogor Utara, katanya, hal paling utama tentunya dengan merevisi Perpresnya.

“Perubahan (Perpres) itu membutuhkan waktu yang sangat panjang dan lama, bisa bertahun-tahun. Kita juga mempertanyakan apa alasan Walikota sehingga jalur LRT itu dipindahkan ke Tanah Baru,” tuturya.

Padahal, lanjut politisi PPP ini, infrastruktur di Tanah Baru masih nol. Ia menyebutkan diantaranya belum adanya analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dan Detail Engineering Design (DED). Padahal, sambungnya, jika di Terminal Baranangsiang hanya tinggal merevitalisasi infrastrukturnya.

“Program revitalisasi Terminal Baranangsiang juga sudah ada, jadi tinggal disinkronkan saja dengan proyek LRT,” tegasnya. #D. Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

9 October 2026 - 19:59 WIB

Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

7 October 2026 - 07:52 WIB

Trending on Kabar Politik