Menu

Dark Mode
Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor Mantan Bos Microsoft Minta Dikenalkan ke Tim Cook Lewat Jeffrey Epstein Kawin Campur Manusia dengan Spesies Lain, Anaknya Berumur Pendek Ramai Bill Gates dan Jeffrey Epstein Rencanakan Pandemi, Ini Faktanya Meta Dituduh Jadi Sarang Predator dan Eksploitasi Anak

Kabar Pendidikan

Sekolah di Dubai Terapkan Sistem Mengajar Tanpa PR

badge-check


					Sekolah di Dubai Terapkan Sistem Mengajar Tanpa PR Perbesar

SEBUAH sekolah di Dubai menerapkan sebuah kebijakan tak biasa dalam dunia pendidikan. Selama ini kita mengenal adanya pekerjaan rumah atau PR sebagai tugas harian pada anak-anak.
Namun, sekolah bernama Rising School menerapkan aturan baru yaitu sekolah tanpa PR.
Dikutip dari laman Gulf News, Selasa (10/4/2018), rupanya ada alasan mendasar mengapa sekolah ini menerapkan sistem tersebut.
Pihak Rising School mengatakan, alasan utama penerapan sistem ini mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Stanford University yang menyebut bahwa PRhanya akan memberi dampak buruk bagi anak.
Mereka mempercayai jika siswa diberikan PR terlalu banyak, maka akan menimbulkan stress bagi anak-anak. Jika hal ini sudah terjadi, efeknya akan merambat ke kondisi tubuh seseorang.
Selain itu, pihaknya mengatakan bahwa tidak semua orangtua punya kemampuan cukup untuk membantu anak-anaknya.
“Ada sejumlah alasan yang sangat valid bagi kami untuk tidak memberikan pekerjaan rumah pada anak. Salah satu efek yang dirasakan yaitu anak-anak akan merasa terbebani. Sementara itu, bagi anak-anak yang cerdas dan berprestasi akan menganggap jika PR itu akan monoton dan tak merangsang otaknya,” ujar Michael Bartlett, kepala sekolah Rising School.
Bartlett mengatakan bahwa pihaknya lebih menekankan pada pendidikan pengembangan hobi dan minat anak. Anak-anak yang sudah selesai belajar di sekolah akan diberikan waktu yang cukup bersama kedua orangtua mereka.
“Dengan menghabiskan waktu bersama orangtua, anak-anak akan bisa membahas sebuah buku yang bermanfaat bagi tumbuh kembang. Sehingga kreatifitas anak-anak akan semakin terasah,” ujar Bartlett.
**
Sumber : Gulf News
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cakupan JKN di Atas 98 Persen, Pemkot Bogor Raih UHC Award 2026

27 January 2026 - 20:44 WIB

SDN Cimanggu dan Kencana 1 Diresmikan, Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

15 December 2025 - 17:38 WIB

Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa Universitas Esa Unggul Hadir di Kelurahan Duri Kepa

8 December 2025 - 22:35 WIB

Baru Dilantik, Komite SMPN 22 Kota Bogor Gandeng PT AKB

15 November 2025 - 13:23 WIB

Sumpah Pemuda, Siswa PKBM Bakti Nusa Ramaikan Bumi Perkemahan Sukamantri

27 October 2025 - 19:03 WIB

Trending on Kabar Pendidikan