Menu

Dark Mode
Polemik Studio Game RI Mau Hengkang Karena Pajak dan Responsnya Ilmuwan Top Amerika Tewas Ditembak, Dunia Sains Berduka Indosat Rilis HiFi Air, Internet Rumah yang Bisa Dibawa Mudik Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Ini Daerah Berpotensi Terdampak Hentikan Pemborosan Anggaran, Pemerintah Tertibkan Belanja TIK Eliminasi TBC 2030 : Kota Bogor Perkuat Deteksi, Pengobatan dan Kolaborasi

Kabar Lifestyle

Satelit Nusantara Lima Meluncur September, Hubungkan Ribuan Pulau RI

badge-check


					Ilustrasi peluncuran satelit menggunakan roket Falcon 9 SpaceX (Foto: REUTERS/Steve Nesius) Perbesar

Ilustrasi peluncuran satelit menggunakan roket Falcon 9 SpaceX (Foto: REUTERS/Steve Nesius)

Persiapan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) meluncurkan Satelit Nusantara Lima (SNL) hampir rampung. Satelit ini awalnya direncanakan meluncur akhir Agustus, namun jadwalnya kemudian mundur ke September 2025.

Pekan ini, Boeing telah mengirimkan satelit komunikasi SNL kepada PSN. Ketika mengangkasa nantinya, satelit ini akan membuka konektivitas berkapasitas tinggi bagi pengguna layanan PSN di lebih dari 17 ribu pulau di Indonesia dan negara-negara tetangganya.

Muatan komunikasi SNL akan terbang di atas platform 702MP milik Boeing, menyediakan kapasitas lebih dari 160 Gbps, mendukung akses internet pita lebar dan layanan komunikasi penting di seluruh Indonesia dan pasar Asia Tenggara.

Mengutip informasi SatNews, Rabu (13/8/2025) SNL dilengkapi pemrosesan muatan canggih, yang memungkinkan PSN secara dinamis mengarahkan kapasitas internet dan komunikasinya ke tempat yang paling membutuhkan, baik itu di perkotaan, desa terpencil, atau sebagai respons cepat ke daerah yang terdampak bencana alam.

“Indonesia adalah salah satu negara pertama yang mengadopsi komunikasi satelit untuk menghubungkan warganya, dan Nusantara Lima melanjutkan warisan tersebut,” ujar CEO PSN Group Adi Rahman Adiwoso.

Ia menyebutkan, satelit ini akan memberdayakan masyarakat, sekolah, dan bisnis yang sebelumnya tidak memiliki akses yang andal.

“SNL dengan kapasitas lebih dari 160 Gbps akan memperkuat kemampuan kami untuk menyediakan kapasitas nasional bagi kebutuhan bangsa. Kemitraan kami dengan Boeing dan mitra teknologi global kami bertujuan memastikan tidak ada yang tertinggal seiring pertumbuhan Indonesia,” imbuhnya.

Ungkapan serupa disampaikan Presiden Boeing Satellite Systems International Ryan Reid. Dipaparkan olehnya, bisnis satelit Boeing memiliki sejarah panjang dalam melayani Indonesia dan kawasan Asia Pasifik, dimulai sejak satelit Palapa A1 pada 1976.

“Dengan Nusantara Lima, kami bangga dapat melanjutkan warisan tersebut, menghadirkan solusi yang andal dan berkinerja tinggi yang disesuaikan dengan geografi dan kebutuhan konektivitas Indonesia yang unik. PSN telah menjadi mitra yang luar biasa selama program ini,” sebutnya.

Campur tangan Boeing juga termasuk pada ‘sayap’ bertenaga surya di satelit yang akan menghasilkan daya hingga 15 kW untuk memungkinkan muatan canggih satelit beroperasi dengan kapasitas penuh selama misi 15 tahunnya. Sayap ini dibuat oleh Spectrolab yang merupakan anak perusahaan Boeing.

Satelit SNL dijadwalkan diluncurkan awal September dari Florida Space Coast, Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat dengan menunggang roket Falcon 9 milik SpaceX.

Setelah peningkatan dan pemeriksaan di orbit, satelit ini diperkirakan akan memulai operasi komersial dari Orbit Geostasioner pada 2026.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Polemik Studio Game RI Mau Hengkang Karena Pajak dan Responsnya

27 February 2026 - 15:06 WIB

Ilmuwan Top Amerika Tewas Ditembak, Dunia Sains Berduka

27 February 2026 - 15:02 WIB

Indosat Rilis HiFi Air, Internet Rumah yang Bisa Dibawa Mudik

27 February 2026 - 14:58 WIB

Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Ini Daerah Berpotensi Terdampak

27 February 2026 - 14:52 WIB

Hentikan Pemborosan Anggaran, Pemerintah Tertibkan Belanja TIK

27 February 2026 - 14:48 WIB

Trending on Kabar Lifestyle