Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Headline

Sadis, Dosen FKIP UMSU Tewas Digorok Mahasiswa Sendiri

badge-check


					Nuraini Lubis, Dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIP UMSU) Perbesar

Nuraini Lubis, Dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIP UMSU)

Nuraini Lubis, Dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIP UMSU)

Nuraini Lubis, Dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIP UMSU) (foto:aduayam303.net)

Nuraini Lubis, Dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIP UMSU) tewas ditikam mahasiswanya sendiri.

Pelaku diketahui bernama Roymardo Sah Siregar.

Informasi diperoleh Tribun, awalnya pelaku datang ke gedung FKIP untuk membicarakan masalah perkuliahannya.

Entah bagaimana, cekcok tiba-tiba saja terjadi.

“Enggak lama anak itu masuk, tiba-tiba terdengar jeritan dari dekat ruang dosen. Tau-taunya sudah berdarah-darah,” kata Fandi, salah seorang mahasiswa UMSU, Senin (2/5/2016) sore.

 

Tak lama kejadian, pelaku keluar dengan menenteng senjata tajam dan kabur ke gedung Fakultas Ekonomi.

Ratusan mahasiswa pun langsung berteriak kencang.

Humas UMSU, Ribut Priadi ketika ditemui Tribun mengaku belum tahu apa penyebab pasti penikaman ini.

Ia mengatakan, korban meninggal dunia.

 

Roymando Sah Siregar -  Mahasiswa-Semester VI UMSU

Roymardo Sah Siregar – Mahasiswa-Semester VI UMSU (foto:tribunnews)

 

“Informasinya masih simpang siur. Saya sendiri juga masih mencari tahu,” kata Ribut.

Terkait kasus ini, korban dikabarkan digorok di bagian leher.

Selain itu, tangan korban juga disayat beberapa kali.

Berdasarkan pengamatan Tribun-Medan.com, di areal Fakultas Ekonomi UMSU, Senin (2/5/2016), ratusan mahasiswa menyerang puluhan polisi yang ingin membawa seorang mahasiswa, pelaku penggorokan dosen.

Alhasil, hingga berita ini diturunkan, puluhan Personel Sabhara Polresta Medan dan Reskrim Polresta Medan belum dapat membawa pelaku dari dalam toilet.

Tidak hanya melarang polisi memasuki areal kampus.

Puluhan mahasiswa juga berupaya memprovokasi mahasiswalainnya untuk mengusir polisi

“Ini kampus kami, polisi keluar, polisi keluar. Kawan-kawan jangan izinkan polisi masuk kampus. Keluar polisi sekarang juga,” teriakmahasiswa dari atas meja.

Setelah itu, mahasiswa dari pelataran Fakultas Ekonomi, berdatangan.

Sehingga, Personel Sabhara mendorong mundur mahasiswa. Alhasil aksi saling dorong dan baku hantam tidak terhindarkan.

Evakuasi

Sejumlah mahasiswa sempat membangun barikade di depan Fakultas Ekonomi.

Sembari mengendarai sepeda motor trail, polisi pun menggeber-geeber trail. Sontak, mahasiswa menjerit semaunya.

“Woii, jangan arogan polisi. Jangan gitu caranya kalian,” teriak ratusan mahasiswa, Senin (2/5/2016).

Meski mendapat perlawanan polisi tetap kukuh melajukan kendaraannya.

Akibat kejadian ini, sejumlah mahasiswa tampak terjatuh dan berdesak-desakan.

“Tolong jangan dihalangi. Kami hanya ingin mengamankan pelaku,” teriak salah seorang polisi.

Hingga saat ini, suasana di UMSU masih mencekam. Ratusan polisi kembali menggeruduk masuk kampus Muhammadiyah tersebut

Berusaha Kabur

Roymando Sah Siregar, mahasiswa semester VI Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIPUMSU) yang menikam dosennya, Nuraini terjebak di kamar mandi Fakultas Ekonomi.

Usai menggorok korbannya, pelaku berusaha kabur dengan barang bukti senjata tajam.

“Jangan kasih keluar dulu. Tetap di dalam dulu,” kata Kapolsekta Medan Timur, Komisaris BL Malau yang turun langsung ke lokasi, Senin (2/5/2016) sore.

Kemudian, Malau yang mengenakan seragam dinas bernegosiasi dengan ratusan mahasiswa.

Para mahasiswa meminta agar pelaku segera keluar dari kamar mandi.

“Tenang dulu kalian. Biarkan kami berpikir sebentar,” ungkap Malau yang tampak mandi keringat.

Meski diberi pengertian, mahasiswa tetap meminta pelaku untuk dikeluarkan.

Hingga pukul 17.00 WIB, pelaku masih terjebak di kamar mandi dan mendapat pengawalan ketat dari polisi.

“Coba kasih jalan dulu. Jangan ada yang di tengah jalan,” ucap Malau mencoba meredam amarah para mahasiswa.(*)

(ray/tribun-medan.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline