Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Bogor

Proyek Pasar Jambu Dua Dikebut

badge-check


					Proyek Pasar Jambu Dua Dikebut Perbesar

Revitalisasi Pasar Induk Jambu Dua hingga kini terus digeber PT. Bogor Artha Makmur (BAM) selaku invesor berkerjasama dengan Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor.

Proyek pasar tersebut ditargetkan rampung akhir tahun tepatnya awal Desember 2023 sesuai rencana. Hal ini terlihat dari progres pembangunan, sejak peletakan batu pertama pada Juni 2023 sampai sekarang sudah mencapai 17 persen. Atau lebih 7 persen dari target yang seharusnya sudah mencapai 10 persen saja.

“Karena target kita Desember nanti, makanya pembangunan dipercepat. Namun tetap sesuai konsep dan perencanaan. Insya Allah, pembangunan selesai sesuai target,” tegas Direktur PT Bogor Artha Makmur, MH Ages, Rabu (9/8/2023).

Menurut Ages, progres pekerjaan capai 17 persen meliputi pembangunan lantai dasar sudah dicor, pemasangan tiang pancang dan sebagainya. Saat ini, lanjut Ages, sudah tahap pembangunan lantai dua.

“Lantai 2 sudah mau masuk proses pengecoran. Sabtu besok diperkirakan selesai sehingga progresnya bisa sampai 20 persen. Tentunya karena ini pilot project, pembangunan akan dimaksimalkan dan selesai tepat waktu,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir didampingi Direktur Umum (Dirum), Jenal Abidin dan Direktur Operasional (Dirops), Denny A. Wibowo mengatakan, bahwa progres pembangunan revitalisasi Pasar Induk Jambu Dua masih berjalan sesuai rencana.

“Kami berharap pembangunan Pasar Induk Jambu Dua ini dapat selesai di awal Desember 2023, lebih cepat meskipun dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) itu kita di 2024, sebab Pasar Induk Jambu Dua berhubungan dengan pasar lain ditambah akan ada relokasi pedagang dari Pasar Bogor,” ungkapnya.

Di sisi lain, pasar trandisional berkonsep modern seluas 1,3 hektar itu dapat menampung 1.141 pedagang mulai dari pedagang eksisting sebanyak 300an pedagang, kemudian pedagang relokasi dari Pasar Bogor sekitar 800an dan pedagang dari pasar lainnya.

“Pasar Induk Jambu Dua ini diproyeksikan menjadi pasar basah terbesar di Kota Bogor, nah konsepnya nanti akan ada zoning pedagang di setiap lantai. Jadi masyarakat yang mencari kebutuhan pangan itu ada di lantai 1 maupun lantai 2,” tandasnya.

Terkait dengan lahan parkir, Muzakkir menegaskan sudah disiapkan di lantai dasar dan lantai 2, termasuk lahan untuk pengolahan sampah.

“Lahan pengolahan sampah sudah kita sediakan seluas 300 meter, nanti bekerjasama dengan World Wide od Nature (WWF) Indonesia,” katanya.

Pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

13 March 2026 - 09:55 WIB

Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

12 March 2026 - 20:55 WIB

Kwarran Bogor Barat Gelar Ramadan Fest 2026

12 March 2026 - 11:27 WIB

Balkot Ramadan Festival 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

12 March 2026 - 10:36 WIB

Trending on Kabar Bogor