Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Bogor

PPSDM BNN jadi Pusat Isolasi Pasien OTG Covid-19 Kota Bogor

badge-check


					PPSDM BNN jadi Pusat Isolasi Pasien OTG Covid-19 Kota Bogor Perbesar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan Penandatangan Kerja Sama (PKS) tentang Sinergi Penanganan dan Perawatan pasien Covid-19 asal Kota Bogor.

Penandatangan dilakukan Wali Kota Bogor Bima Arya dengan Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN, Shindu Setiatmoko di gedung PPSDM, Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (7/9/2020).

Gedung yang memiliki 2 lantai berisi 23 kamar dengan 122 bed (kasur) tersebut dijadikan Pusat Isolasi pasien Covid-19 yang berkategori ringan atau orang tanpa gejala (OTG), sedangkan yang bergejala tetap dirawat di RS rujukan.

Sementara itu disediakan juga ruangan bagi tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 20 kamar dengan jumlah 40 bed.

Nantinya para pasien OTG dan tenaga kesehatan akan menggunakan APD lengkap, disediakan juga tempat olahraga dan berjemur serta ruang serbaguna.


Baca juga: Alhamdulillah, Jam Malam Efektif Turunkan Status Covid Kota Bogor


Kepala PPSDM BNN, Shindu Setiatmoko mengatakan, sejak April lalu pihaknya diberikan tugas untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19.

“Mudah-mudahan amanah ini dapat dilaksanakan, terutama kami siap untuk membantu Kota Bogor dalam memfasilitasi tempat yang ada di kami berupa penginapan dan ruang serbaguna untuk penanganan Covid-19 dalam kurun waktu yang sudah disepakati,” katanya.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan, Pusat isolasi Covid 19 Kota Bogor di PPSDM BNN ini dikhususkan bagi pasien gejala ringan atau OTG. Sebelumnya Pemkot merawat pasien OTG di rumah sakit.

“Disini tempatnya sangat ideal, kami sangat apresiasi, bersyukur, berterima kasih, pihak BNN sangat merespon ini dengan cepat prosesnya,” katanya.

Dia menyebutkan, ada 122 bed yang bisa digunakan Pemkot Bogor untuk mengisolasi pasien tanpa gejala. Kedepan tidak hanya pasien dari RSUD Kota Bogor saja, tetapi semua rumah sakit di Kota Bogor.

“Kita semua siapkan tenaga kesehatannya, tim semua yang disini kita siapkan. Ini juga untuk menekan skor karena salah satu indikasi peningkatan status dari kuning, orange ke merah karena kesediaan rawat inap di rumah sakit,” jelasnya.

Untuk mekanisme pasien OTG yang diisolasi di PPSDM BNN akan terlebih dahulu di deteksi. Jika masih memungkinkan isolasi di rumah dan wilayahnya mendukung, maka diperkenankan.

“Tapi kalau tidak memungkinkan, apalagi misalnya ada sensasi dari warga akan kesini langsung dikoordinasikan dengan dinkes,” sebutnya.

Kerja sama dengan BNN ini kata Bima akan berlangsung selama satu tahun. “Insya Allah, mudah – mudahan tidak sampai setahun Covid-19 selesai,” harapnya.

Direktur Pasca Rehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, Budiyono menambahkan, gedung ini digunakan untuk diklat SDM BNN, namun karena pandemi banyak pelatihan ditunda.

“Daripada kosong kita manfaatkan, kita kerjasamakan dengan pemkot, kami siap membantu,” kata Budiyono yang juga Kasatgas Pencegahan dan Penangggulangan Covid 19 BNN.

rls

editor aldhoherman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Resmi Buka LT III Kota Bogor 2026, Kak Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Sportivitas dan Karakter Penggalang

3 November 2026 - 13:05 WIB

Trending on Kabar Bogor