Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Headline

Peringatan Tsunami di Gorontalo Usai Gempa Rusia, Diprediksi Tiba Pukul 16.39 Wita

badge-check


					Sepuluh wilayah RI berpotensi tsunami pascagempa Rusia. (foto: ist. tangkapan layar Penjelasan BMKG di YouTube BNPB) Perbesar

Sepuluh wilayah RI berpotensi tsunami pascagempa Rusia. (foto: ist. tangkapan layar Penjelasan BMKG di YouTube BNPB)

Warga Kota Gorontalo diminta waspada terkait gempa bumi tektonik magnitudo 8,7 yang terjadi di dekat pesisir timur Kamchatka, Rusia, pukul 07.24 Wita.

“Terdapat potensi tsunami,” kata Andri Wijaya, Kepala Stasiun Geofisika Kelas II Gorontalo Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kamis (29/7/2025).

Andri menjelaskan, berdasarkan pemodelan komputasi prediksi tsunami yang dilakukan oleh BMKG, saat ini wilayah Gorontalo termasuk dalam wilayah dengan status Waspada.

Dalam pemodelan ini, diprediksi ketinggian gelombang tsunami di bawah 0,5 meter.

“Untuk daerah yang terdampak berdasarkan pemodelan yaitu Kota Gorontalo,” ujar Andri.

Masyarakat Jangan Termakan Hoaks

Mengantisipasi potensi datangnya tsunami ini, Andri mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan tidak termakan berita hoaks.

Ia meminta warga untuk memutakhirkan informasi dari info BMKG. Berdasarkan perkiraan pemodelan, potensi tsunami ini akan sampai di Kota Gorontalo pada pukul 16.39 Wita.

Sebelumnya diberitakan bahwa di timur Kamchatka, Rusia, terjadi gempa tektonik berkekuatan magnitudo M 8,7 dengan episenter pada koordinat 52,51 derajat lintang utara dan 160,26 derajat bujur timur pada kedalaman 18 km.

Gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench). Gempa ini memiliki mekanisme naik (thrust fault).

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian tsunami kurang dari 0,5 m), di wilayah Talaud (ETA 14:52:24 Wita), Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 Wita), Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT), Manokwari (ETA 16:08:54 WIT), Raja Ampat (ETA 16:18:54 WIT), Biak Numfor (ETA 16:21:54 WIT), Supiori (ETA 16:21:54 WIT), Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT), Jayapura (ETA 16:30:24 WIT), dan Sarmi (ETA 16:30:24 WIT).

BMKG mengimbau masyarakat pesisir di wilayah tersebut untuk tetap tenang dan menjauhi pantai. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. Hingga pukul 09.30 Wita, berdasarkan hasil monitoring, menunjukkan adanya 7 aktivitas gempa susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M 6,9 dan magnitudo terkecil M 5,4.

Sumber: makassar.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline