Percepat Distribusi Obat, Kemenkes Lakukan Desentralisasi logistik ARV

Untuk memangkas waktu pengiriman obat Anti Retroviral (ARV) bagi penderita HIV/AIDS, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan Desentralisasi logistik ARV kepada tiga provinsi di Indonesia yang dianggap mampu dari segi SDM dan infrastruktur yakni Bali, Papua dan Jawa Barat. Kota Bogor menjadi kota pertama di Jawa Barat yang melaksanakan Desentralisasi logistik obat ARV.

print

You may also like...