Menu

Dark Mode
Pakar ITB Ungkap Tanpa Spektrum Ideal, Pengalaman 5G Pengguna Sulit Maksimal Deretan Produk Baru di Cisco Live Conference: Chip Baru – AgenticOps Ilmuwan Sebut Bulan Terus Menyusut dan Bisa Picu Gempa Baru Pengguna iPhone Masih Belum Bisa QRIS Tap, Ini Kata BI Ada Masalah Teknis, NASA Tunda Peluncuran Artemis 2 Prabowo-Trump Sepakat Perjanjian Dagang, Data Konsumen RI Bakal Ditransfer ke AS

Kabar Lifestyle

Pengguna iPhone Masih Belum Bisa QRIS Tap, Ini Kata BI

badge-check


					Pengguna melakukan pembayaran di transportasi umum pakai QRIS Tap. (Foto: BRI) Perbesar

Pengguna melakukan pembayaran di transportasi umum pakai QRIS Tap. (Foto: BRI)

Fitur QRIS Tap yang digadang-gadang menjadi terobosan pembayaran digital nirsentuh di Indonesia hingga kini masih belum bisa dinikmati pengguna iPhone. Meski telah resmi diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI) sejak Maret 2025, layanan berbasis Near Field Communication (NFC) tersebut masih eksklusif untuk perangkat Android.
Lalu, apa penyebab iPhone belum mendukung QRIS Tap?

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta meminta pengguna iPhone untuk bersabar. “Pengguna QRIS mohon bersabar untuk iPhone ya, karena saat ini memang Apple itu belum membuka NFC fiturnya. Dia hanya membuka untuk Apple Pay,” ujarnya dikutip dari Instagram detikFinance.

Menurutnya, kendala utama bukan berasal dari infrastruktur sistem pembayaran Indonesia maupun kesiapan QRIS Tap itu sendiri. Persoalannya terletak pada kebijakan Apple yang masih membatasi akses NFC di iPhone hanya untuk ekosistem internalnya.

Saat ini, fitur NFC di iPhone memang sudah tersedia dan dapat digunakan untuk transaksi tap-to-pay, tetapi akses tersebut terbatas pada layanan seperti Apple Pay. Aplikasi pihak ketiga (third-party), termasuk penyedia QRIS Tap di Indonesia, belum memperoleh akses penuh untuk mengaktifkan fitur serupa.

Meski begitu, BI mengungkapkan adanya sinyal positif. “Nah, sebetulnya untuk pihak Apple Indonesia maupun Apple headquarter-nya udah datang dan mereka juga akan mendalami, mereka akan membuka dan akan mendalami fitur QRIS Tap, gitu ya, untuk melihat kemungkinan untuk membuka fitur NFC-nya,” kata Filianingsih.

Apa Itu QRIS Tap
QRIS Tab adalah fitur terbaru dari QRIS yang memungkinkan pembayaran dengan cara menempelkan (tap) HP Android yang mendukung NFC (Near Field Communication) ke mesin pembaca QRIS. Fitur ini lebih cepat dan praktis dibandingkan dengan memindai kode QR.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menjelaskan bahwa QRIS Tap dirancang untuk menyederhanakan proses pembayaran. “Sistem ini tidak lagi memerlukan pemindaian atau scan barcode QRIS. Cukup tempelkan ponsel, transaksi selesai dalam hitungan detik,” ujar Filianingsih.

Filianingsih menyebut, QRIS Tap ini merupakan inovasi digital yang telah menjadi bagian dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.

“QRIS Tap ini merupakan inovasi, jadi ini terobosan yang merupakan salah satu inisiatif dari Blue Print Sistem Pembayaran Indonesia 2030 dan ini kita mendukung juga program transformasi digital dari pemerintah khususnya untuk transportasi,” ucap Filianingsih.

Kini selain HP, QRIS Tap sudah bisa digunakan smartwatch berbasis Google WearOs. Jumlah pengguna QRIS Tap terus meningkat.

‘Untuk QRIS Tap ini memang terus tumbuh, baik di sektor transportasi maupun merchant seperti hotel dan restoran. Area hospitality juga mulai banyak menggunakan QRIS Tap. Jika kita lihat, saat ini sudah memproses lebih dari 475 ribu transaksi dan tumbuh sekitar 7,9% secara month-to-month,” kata Filianingsih.

“Dari sisi nominal transaksi juga meningkat, tumbuh 6,4% month-to-month atau mencapai sekitar Rp 4,6 miliar. Nilai rata-rata transaksi (ticket size) memang berbeda. Untuk sektor transportasi, ticket size-nya sekitar Rp 5 ribuan. Sementara untuk restoran dan ritel lainnya, rata-ratanya sekitar Rp 70 ribuan.” pungkasnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pakar ITB Ungkap Tanpa Spektrum Ideal, Pengalaman 5G Pengguna Sulit Maksimal

22 February 2026 - 16:12 WIB

Deretan Produk Baru di Cisco Live Conference: Chip Baru – AgenticOps

22 February 2026 - 16:08 WIB

Ilmuwan Sebut Bulan Terus Menyusut dan Bisa Picu Gempa Baru

22 February 2026 - 16:04 WIB

Ada Masalah Teknis, NASA Tunda Peluncuran Artemis 2

22 February 2026 - 15:53 WIB

Prabowo-Trump Sepakat Perjanjian Dagang, Data Konsumen RI Bakal Ditransfer ke AS

21 February 2026 - 19:47 WIB

Trending on Kabar Lifestyle