Menu

Dark Mode
Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum

Headline

Pemprov Kalbar Anugerahi PTPN IV Regional V Penghargaan Zero Accident

badge-check


					Pemprov Kalbar Anugerahi PTPN IV Regional V Penghargaan Zero Accident Perbesar

PTPN IV Regional V meraih penghargaan Zero Accident dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pada Puncak Bulan K3 Nasional Tahun 2024, yang digelar di Hotel Golden Tulip, Senin (12/02/2024).

Penghargaan ini sebagai pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Kegiatan penganugerahan yang mengambil tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha” tersebut dihadiri dan dibuka oleh Pj Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Kalbar, Mohammad Bari.

Penghargaan diterima oleh Ahmad Ridwan, Kepala Bagian SDM & Sistem Manajemen PTPN IV Regional V mewakili Region Head Regional V PTPN IV.

Khayamuddin Panjaitan, Region Head Regional V PTPN IV, mengatakan bahwa Kesehatan dan Keselamatan Kerja karyawan adalah prioritas bagi Perusahaan, bukan hanya sebagai pemenuhan undang-undang tetapi karyawan sebagai asset Perusahaan perlu mendapatkan lingkungan kerja yang sehat dan aman sehingga sedapat mungkin mengurangi terjadinya kecelakaan kerja atau penyakit yang mengakibatkan kurangnya motivasi dan defisiensi produktivitas kerja karyawan. 

“Penghargaan yang diterima dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada PTPN IV Regional V merupakan apresiasi sekaligus sebagai motivasi bagi Manajemen untuk terus aktif meningkatkan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja bagi karyawan. Peningkatan kualitas K3 bukan hanya pemenuhan undang-undang tetapi karyawan sebagai asset Perusahaan perlu mendapatkan lingkungan kerja yang sehat dan aman sehingga sedapat mungkin mengurangi terjadinya kecelakaan kerja atau penyakit yang mengakibatkan kurangnya motivasi dan defisiensi produktivitas kerja karyawan”, ungkapnya

Pada kegiatan yang dihadiri sejumlah perwakilan perusahaan yang beroperasi di Kalbar tersebut, Pj Sekda Mohammad Bari membacakan sambutan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Republik Indonesia. Dalam penyampaiannya, ia menyebut bahwa pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya mengusung penyusunan regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan. Namun, yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan. 

“Salah satu kunci penting dari Pembangunan Ekosistem Ketenagakerjaan yang Unggul adalah dengan membangun budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang baik,” ucapnya.

Dengan adanya budaya K3 yang unggul, kata dia, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan, yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline