Menu

Dark Mode
Bencana Super El Nino 2026 Akan Terus Menguat Hingga 2027 Drone Tak Kasat Mata Berhasil Dibuat, Militer Diprediksi Bakal Tertarik Utang Raksasa Teknologi AS Demi AI Tembus Rp 29.653 Triliun Gunung Es Raksasa Greenland Terbalik, Picu Gelombang Dahsyat Samsung Wallet Bakal Dukung Pembayaran Kripto di HP DPRD Kota Bogor Desak Pemkot Percepat Penanganan Lonjakan Kasus HIV

Headline

Peduli Lingkungan, AJPLI Bareng KLHK Gelar Sedekah Sungai

badge-check


					Peduli Lingkungan, AJPLI Bareng KLHK Gelar Sedekah Sungai Perbesar

Pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terutama di Sungai Cileungsi Kabupaten Bogor, Aliansi Jurnalis Peduli Lingkungan Indonesia (AJPLI) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar acara Sedekah Sungai di Kampung Cikuda, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Selasa (9/7/2024).

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Sedekah Sungai, Ayatullah Humaeni, kegiatan ini tidak hanya mencakup Sedekah Sungai, tetapi juga diskusi mengenai Penanganan Sampah Melalui Pendekatan Budaya, serta berbagai aktivitas lainnya seperti ruatan, pembagian hasil bumi, pelepasan benih ikan, dan susur Sungai Cileungsi.

“Ini bentuk komitmen AJPLI  untuk fokus pada isu lingkungan hidup. Kami berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami memilih Sungai Cileungsi karena merupakan bagian dari peradaban Kabupaten Bogor yang kaya akan kearifan lokal dan budaya,” kata Ayatullah.

Dalam kesempatan tersebut, Ayatullah juga menyoroti kondisi Sungai Cileungsi yang memprihatinkan akibat pencemaran dari berbagai aktivitas investasi dan destinasi wisata.

“Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua, terutama dalam pengembangan kebijakan mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hingga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Sementara, Staf Senior Direktorat Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 KLHK, Roni Wibowo mengapresiasi kegiatan Sedekah Sungai ini. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan budaya dalam penanganan sampah.

“Budaya itu penting karena berakar dari kebiasaan dan perilaku manusia yang tidak merugikan alam. Jika kita sentuh melalui budaya, masyarakat akan lebih mengena daripada tindakan represif,” kata Roni didampingi Tenaga Ahli KLHK, Bagus Hariyanto.

Roni menambahkan bahwa KLHK memiliki program zero waste dan zero emission yang dapat mengubah sampah menjadi energi terbarukan.

“Sampah bisa dijadikan semacam batu bara untuk pabrik semen. Jika pemda Bogor mau menggalakkan ini, kami siap mendukung,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Manajer Teknis Support PT PPLI, Yusuf Firdaus yang mendukung  acara Sedekah Sungai ini. PPLI masih memiliki keterbatasan dalam menjangkau penanganan sampah di masyarakat dan perlu kolaborasi dengan pihak-pihak terkait.

Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Program PEKA, Bekali Ahli Waris Berwirausaha

14 July 2026 - 16:09 WIB

Trending on Headline