Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Headline

Peduli Lingkungan, AJPLI Bareng KLHK Gelar Sedekah Sungai

badge-check


					Peduli Lingkungan, AJPLI Bareng KLHK Gelar Sedekah Sungai Perbesar

Pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terutama di Sungai Cileungsi Kabupaten Bogor, Aliansi Jurnalis Peduli Lingkungan Indonesia (AJPLI) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar acara Sedekah Sungai di Kampung Cikuda, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Selasa (9/7/2024).

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Sedekah Sungai, Ayatullah Humaeni, kegiatan ini tidak hanya mencakup Sedekah Sungai, tetapi juga diskusi mengenai Penanganan Sampah Melalui Pendekatan Budaya, serta berbagai aktivitas lainnya seperti ruatan, pembagian hasil bumi, pelepasan benih ikan, dan susur Sungai Cileungsi.

“Ini bentuk komitmen AJPLI  untuk fokus pada isu lingkungan hidup. Kami berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami memilih Sungai Cileungsi karena merupakan bagian dari peradaban Kabupaten Bogor yang kaya akan kearifan lokal dan budaya,” kata Ayatullah.

Dalam kesempatan tersebut, Ayatullah juga menyoroti kondisi Sungai Cileungsi yang memprihatinkan akibat pencemaran dari berbagai aktivitas investasi dan destinasi wisata.

“Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua, terutama dalam pengembangan kebijakan mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hingga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Sementara, Staf Senior Direktorat Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 KLHK, Roni Wibowo mengapresiasi kegiatan Sedekah Sungai ini. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan budaya dalam penanganan sampah.

“Budaya itu penting karena berakar dari kebiasaan dan perilaku manusia yang tidak merugikan alam. Jika kita sentuh melalui budaya, masyarakat akan lebih mengena daripada tindakan represif,” kata Roni didampingi Tenaga Ahli KLHK, Bagus Hariyanto.

Roni menambahkan bahwa KLHK memiliki program zero waste dan zero emission yang dapat mengubah sampah menjadi energi terbarukan.

“Sampah bisa dijadikan semacam batu bara untuk pabrik semen. Jika pemda Bogor mau menggalakkan ini, kami siap mendukung,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Manajer Teknis Support PT PPLI, Yusuf Firdaus yang mendukung  acara Sedekah Sungai ini. PPLI masih memiliki keterbatasan dalam menjangkau penanganan sampah di masyarakat dan perlu kolaborasi dengan pihak-pihak terkait.

Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline