Menu

Dark Mode
Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU IPO SpaceX Bikin 9 Orang Terkaya Dunia Terlihat ‘Miskin’ Depan Elon Musk Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi… Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Tangkai Cabai Bisa Dipakai buat Bikin Yogurt? Ini Penjelasan Ilmiahnya Studi Baru: Paparan Mikroplastik Berpotensi Perparah Kondisi Liver

Kabar Bogor

Paska Diterapkannya PSBB, Wakil Walikota Bogor Akui Masih Ada yang Melanggar

badge-check


					Paska Diterapkannya PSBB, Wakil Walikota Bogor Akui Masih Ada yang Melanggar Perbesar

Komandan Korem 061/Suryakencana Brigjen TNI Agus Subiyanto memimpin apel pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor, di halaman Makorem, Jalan Badak Putih, Bogor Tengah, Rabu (15/4/2020) malam.

“Tugas kita akan bersama-sama. Kita akan patroli bersama-sama untuk melakukan pemantauan penerapan kegiatan selama PSBB berlangsung. Kita harus kompak untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan,” ungkap Agus.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Bogor Dedie Rachim mengapresiasi seluruh jajaran dari masing-masing instansi yang telah bertugas di hari pertama penerapan PSBB sehingga berjalan dengan lancar, meski masih ada beberapa evaluasi ringan.

“Menjaga dan memastikan semuanya mengikuti aturan PSBB bukan hal mudah bagi petugas. Tentu saja dengan segala keterbatasan dan kekurangan, saya pribadi mengucapkan terimakasih dengan tulus ikhlas, mudah-mudahan pengorbanan teman-teman semua, dari TNI Polri, Satpol pp, Dishub, dalam rangka menjaga keamanan masyarakat,” ujar Dedie.

Menurut Dedie, apa yang dilakukan petugas di lapangan merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa warga di tengah wabah Covid-19. “Kami sangat berharap, meskipun PSBB ini sifatnya masih banyak sektor yang dikecualikan untuk beraktivitas, tetapi diimbau kepada warga untuk tetap mengikuti prosedur yang berlaku, seperti memakai masker, sarung tangan bagi yang mengendarai motor, rajin cuci tangan dan lain sebagainya,” jelas Dedie.

Bagi petugas di lapangan, untuk bisa memberikan teguran kepada kerumunan-kerumunan massa namun dengan tetap mengedepankan sikap humanis. “Pak Kapolda Jabar menyampaikan bahwa akan ada semacam tilang yang diberi nama surat teguran. Tolong diperingatkan mereka yang masih berkumpul-kumpul dan tidak mematuhi pedoman PSBB. Artinya berpotensi untuk penyebaran covid ini jadi semakin banyak,” katanya.

“Ada juga yang masih bandel di luar 8 sektor yang dikecualikan. Untuk urusan malam, hiburan malam masih ada. Tolong di cek juga kalau masih kumpul-kumpul kalau masih tidak peduli, tolong diberikan teguran, kalau perlu diberikan langkah-langkah yang lebih tegas,” tambahnya.

Senada dengan Dedie Rachim, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser juga berpesan kepada jajarannya untuk bertindak tegas namun tetap humanis agar tidak terjadi hal-hal yang kontra produktif di lapangan.

“Betul yang disampaikan Pak Wakil tadi bahwa ini adalah operasi kemanusiaan. Kita diberikan kewenangan saat ini untuk membubarkan dan mengajak masyarakat tertib, tapi sikap-sikap humanisnya tetap dikedepankan. Saat ini, situasi serba sulit. Kalau kita juga terlalu keras, nanti ada penolakan berlebihan, ujung-ujungnya malah tidak bagus. Termasuk pada saat pemeriksaan di jalan. Dengan santun, dengan humanis dilakukan. Termasuk kegiatan malam hari ini,” jelasnya. (prokompim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU

13 June 2026 - 22:23 WIB

HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat

3 June 2026 - 23:19 WIB

Hari Jadi Bogor, Ruang Riung Reang Karinding #2 Hidupkan Tradisi Sunda di Alam Terbuka 

31 May 2026 - 18:50 WIB

Wakil Wali Kota Bogor Main Api

30 May 2026 - 20:06 WIB

Cetak Pemimpin Hebat, Pramuka Kota Bogor Gelar Dianpinsat

30 May 2026 - 19:00 WIB

Trending on Kabar Bogor