Menu

Dark Mode
Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lebih Dekat untuk Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan Pekerja PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN 2 Sukaraja Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026 Dedie Rachim Bersama DPRD Kota Bogor Serahkan Ijazah bagi Pelajar Prasejahtera ​DPRD Kota Bogor Dukung Inovasi Digitalisasi Adminduk di Gebyar Dukcapil Family Fest 2026 YKI Kota Bogor Gaungkan Kepedulian Bersama dan Rencana Pembangunan Rumah Sahabat Kanker

Kabar Lifestyle

Pabrik Terafab Milik Elon Musk Akan Jadi Gedung Terbesar Dunia

badge-check


					Pabrik Terafab Milik Elon Musk Akan Jadi Gedung Terbesar Dunia
(Foto: Pabrik Terafab)
Perbesar

Pabrik Terafab Milik Elon Musk Akan Jadi Gedung Terbesar Dunia (Foto: Pabrik Terafab)

Elon Musk akan membangun sesuatu yang begitu besar hingga membuat Pentagon terlihat seperti mall kecil. Tesla dan SpaceX mengonfirmasi bahwa Terafab, pabrik raksasa semikonduktor yang mereka bangun bersama, akan didirikan di Grimes County, Texas, dengan biaya fase pertama USD 16,8 miliar.

Kompleks yang telah selesai ini direncanakan akan melampaui 9,29 juta meter persegi, yang akan mengalahkan semua struktur yang pernah dibangun dan secara instan menjadikannya gedung terbesar sejagat.

Dikutip ddari detikINET, Musk yang memimpin kedua perusahaan tersebut, menyebut fasilitas ini sebagai bangunan terbesar dan paling berharga di Bumi sejauh ini.

Sebagai perbandingan, ukuran ini mengalahkan pemegang rekor saat ini, New Century Global Center di Chengdu, China, yang luasnya sekitar 1,75 juta meter persegi lengkap dengan pantai dalam ruangan dan lereng ski di dalamnya. Terafab berukuran lebih dari lima kali lipatnya.

Bangunan ini juga akan mengerdilkan gedung-gedung besar lainnya seperti Pentagon (613.160 meter persegi), Apple Park (261.986 meter persegi) dan Mall of America (520.256 meter persegi)

Apakah Terafab akhirnya akan benar-benar merebut gelar sebagai gedung terbesar dunia sangat bergantung pada apakah bangunan ini dibangun persis seperti rencana. Gambar desain fasilitas tersebut menunjukkan struktur luas berbentuk sayap yang terukir di lanskap Texas, dengan garis atap tembus pandang yang dijanjikan Musk akan sangat menawan sekaligus sangat raksasa.

“Ini akan menjadi sangat indah. Kota fiksi ilmiah adalah apa yang kami tuju,” tulis Musk di X.

“Fasilitas ini akan menjadi pabrik semikonduktor canggih yang akan menjembatani kesenjangan antara pasokan cip global saat ini dengan permintaan komputasi di masa depan,” sebut SpaceX.

Semikonduktor diperlukan untuk mengendalikan arus listrik, bertindak sebagai otak elektronik modern, dan menenagai segala hal mulai smartphone hingga mobil. Chip yang dihasilkan Terafab tidak hanya akan digunakan untuk laptop dan ponsel.

Perusahaan mengatakan akan memproduksi chip yang dioptimalkan untuk hardware seperti robot Optimus milik Tesla dan taksi otonom Cybercabs, beserta chip berdaya tinggi untuk mengoperasikan pusat data berbasis luar angkasa milik SpaceX.

Proyek ini diharapkan dapat menciptakan setidaknya 3.000 lapangan kerja. Tesla dan SpaceX mengatakan 60% hingga 80% karyawan baru di lokasi Texas mereka lainnya berasal dari penduduk setempat, sebuah pola yang diharapkan terulang di sini.

Terafab akan dibangun di atas Waduk Gibbons Creek yang dulunya digunakan untuk mendinginkan pembangkit listrik tenaga batu bara yang ditutup tahun 2018.

Mengingat penggunaan air untuk data center menjadi isu sensitif di seluruh Texas, SpaceX bergerak proaktif untuk mengantisipasinya. Perusahaan mengatakan berencana untuk mengambil air dari waduk tersebut alih-alih menyedot air tanah setempat.

Namun, tidak semua orang merasa antusias. Ratusan warga menyuarakan kekhawatiran tentang insentif pajak bernilai jutaan dolar yang diberikan pada proyek tersebut dan kurangnya transparansi dalam proses penyusunan kesepakatan.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle