Menu

Dark Mode
Mbappe Berdarah Disikut, Warganet: Aktor Hebat! Astronaut Artemis II Sukses Mendarat di Bumi Usai 10 Hari Keliling Bulan Komdigi Gandeng Startup Lokal Berburu Judol Meta Perkenalkan Muse Spark, Model AI Canggih yang Serba Bisa FIFA Umumkan Game Sepakbola Terbarunya, Bisa Memainkan Maradona-Thor YouTube Ajak Kreator untuk ‘Kloning’ Diri Pakai AI

Kabar Lifestyle

OpenAI Akuisisi Pengembang Software Antarmuka AI di Komputer Mac

badge-check


					Ilustrasi OpenAI akuisisi Sky.(Foto: OpenAI) Perbesar

Ilustrasi OpenAI akuisisi Sky.(Foto: OpenAI)

OpenAI resmi mengakuisisi Software Applications Incorporated, pengembang antarmuka AI untuk Mac bernama Sky, dalam sebuah langkah strategis untuk memperkuat integrasi teknologi kecerdasan buatan di perangkat komputer. 

Dalam pernyataan di blog resminya, OpenAI menyampaikan bahwa seluruh tim Software Applications akan bergabung ke dalam organisasi OpenAI. 

Teknologi Sky memungkinkan pengguna Mac melakukan interaksi berbasis bahasa alami (natural-language) untuk tugas seperti menulis, merencanakan, hingga pengelolaan aplikasi langsung dari layar desktop mereka. 

Menurut Nick Turley, VP dan Head of ChatGPT di OpenAI, akuisisi ini mempercepat visi mereka untuk “membawa AI langsung ke dalam alat yang sehari-hari digunakan orang”.

“Kami sedang membangun masa depan di mana ChatGPT tidak hanya merespons perintah Anda, tetapi juga membantu Anda menyelesaikan tugas,” ujar Nick Turley, Wakil Presiden & Kepala ChatGPT dikutip KompasTekno, Senin (27/10/2025). 

Sementara Ari Weinstein selaku Co-Founder dan CEO Software Applications Incorporated, mengatakan bahwa sejak awal perusahaannya ingin membuat komputer menjadi perangkat yang lebih memberdayakan, bisa disesuaikan, dan mudah digunakan. 

Menurutnya, kehadiran model bahasa besar (LLM) akhirnya memungkinkan hal itu diwujudkan. 

“Karena itulah kami menciptakan Sky, sebuah pengalaman AI yang hadir di atas desktop untuk membantu pengguna berpikir dan berkarya. Kami sangat antusias bergabung dengan OpenAI untuk mewujudkan visi ini ke ratusan juta orang,” ujar Weinstein. 

Sky sendiri dibangun oleh mantan tim Apple yang sebelumnya terlibat pengembangan Workflow dan Shortcuts. Dengan pengalaman tersebut, Sky dirancang untuk mendukung produktivitas pengguna Mac melalui pemahaman konteks layar dan eksekusi perintah multi-langkah.  

Dilansir TechCrunch, langkah ini menandai pergeseran dari AI yang hanya menjawab prompt menjadi AI yang aktif melakukan tindakan dalam aplikasi sehari-hari pengguna. 

Namun, OpenAI belum merinci berapa nilai transaksi akuisisi serta bagaimana Sky akan dibawa ke dalam ekosistem yang lebih luas, termasuk kemungkinannya di platform selain macOS.

Beberapa waktu lalu, OpenAI juga meluncurkan browser bertenaga kecerdasan buatan bernama ChatGPT Atlas yang ditujukan untuk sistem operasi macOS.

Browser ini dirancang sebagai evolusi dari pengalaman berselancar di web, integrasi chatbot ChatGPT sudah tertanam langsung dalam antarmuka, sehingga pengguna dapat melakukan tugas-tugas seperti merangkum halaman, membandingkan produk, bahkan memerintahkan AI untuk menjalankan langkah otomatis melalui mode “Agent”. 

Versi untuk Windows, iOS, dan Android pun sedang dalam tahap pengembangan.

Sumber: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mbappe Berdarah Disikut, Warganet: Aktor Hebat!

11 April 2026 - 09:48 WIB

Astronaut Artemis II Sukses Mendarat di Bumi Usai 10 Hari Keliling Bulan

11 April 2026 - 09:44 WIB

Komdigi Gandeng Startup Lokal Berburu Judol

11 April 2026 - 09:37 WIB

Meta Perkenalkan Muse Spark, Model AI Canggih yang Serba Bisa

11 April 2026 - 09:32 WIB

FIFA Umumkan Game Sepakbola Terbarunya, Bisa Memainkan Maradona-Thor

10 April 2026 - 19:45 WIB

Trending on Kabar Lifestyle