Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Kabar Bogor

Musim Hujan, Sakti Siaga Pantau Wilayah

badge-check


					Musim Hujan, Sakti Siaga Pantau Wilayah Perbesar

image

Turunnya musim penghujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kota Bogor akhir-akhir ini, bisa berdampak kepada terjadinya berbagai peristiwa bencana, seperti longsor, pohon tumbang, angin puting beliung dan banjir di wilayah Kota Bogor.

Sejumlah elemen masyarakat ikut siaga dan tergerak dengan musim hujan yang turun di awal November ini, salah satunya paguyuban Sarana Komunikasi Timur (Sakti).

Paguyuban yang sudah memiliki anggota lebih dari 200 orang ini, tersebar di enam Kecamatan di Kota Bogor. Dengan mengandalkan alat komunikasi Handy Talky (HT) dan Hand Phone (HP), para anggota Sakti terus berkomunikasi, terutama saat hujan turun di Kota Bogor.

“Kalau hujan turun, kita semua tidak tenang, karena khawatir ada bencana. Untuk itu antar anggota terus berkomunikasi mengetahui  situasi  wilayahnya, dan melaporkan setiap peristiwa yang terjadi ke markas sekretariat Sakti,” ungkap dewan pembina dan penasehat Sakti, H. Mulyadi.

Jika ada peristiwa bencana, lanjut Mulyadi, setiap anggota langsung memberikan informasinya dan berupaya membantu korban yang terkena bencana.

Bantuan yang diberikan juga bukan hanya moril saja, Sakti selalu memberikan bantuan materil kepada para korban bencana.

“Kita langsung bergerak ke lokasi bencana dan membantu mereka,” katanya.

Sakti juga melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, sepeti BPBD, Tagana, pihak Kecamatan, Polsek dan Koramil. Kalau musim hujan seperti ini, semua siaga dan memantau serta mengontrol wilayahnya.

Mulyadi menambahkan, para anggota Sakti berasal dari berbagai kalangan, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, para PNS, pengusaha, supir angkot, anggota partai politik, bahkan ada diantaranya anggota BPBD, anggota Damkar maupun Tagana Kota Bogor. (Yuda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kemenko Kumham Imipas Apresiasi Capaian Reformasi Hukum di Kota Bogor

5 November 2026 - 14:41 WIB

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Trending on Kabar Bogor