Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Headline

Misi UNIFIL TNI Di Lebanon Siaga-Waspada, Latihkan Rencana Kontijensi

badge-check


					Misi UNIFIL TNI Di Lebanon Siaga-Waspada, Latihkan Rencana Kontijensi Perbesar

Di tengah meningkatnya eskalasi konflik Israel dan Palestina, ratusan personel Satuan Tugas (Satgas) FHQSU (Force Headquarters Support Unit) XXVI-O1 Kontingen Garuda UNIFIL mengelar latihan rencana kontijensi untuk meningkatkan kesiapsiagaan, bertempat di Soedirman Camp Naqura, Minggu (29/11/2023).
 
Selain Satgas FHQSU, Satgas lainnya juga turut ambil bagian dalam latihan kontijensi ini, meliputi Satgas MCOU (Military Community Outreach Unit), CIMIC (Civil Military Coordination), INDOMEDIC (Indonesian Medic), MTF (Maritime Task Force) serta HQ (Headquarters) Staff Officer.
 
Di sela-sela latihan, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) FHQSU XXVI-O1 Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom, M.M, M.Han., menyampaikan bahwa latihan ini adalah bagian integral dari upaya Satgas untuk selalu siap sedia dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi di Lebanon saat ini. 
 
Lebih lanjut disampaikan, seluruh Satgas sudah seharusnya mempunyai rencana kontijensi dan harus selalu dilatihkan setiap saat termasuk skenario terburuk yaitu evakuasi dan penarikan mundur (withdraw) dari daerah operasi ke tempat dan lokasi aman yang telah ditentukan sebelumnya yaitu Beirut dan Cyprus. 
 
Dansatgas juga menekankan kepada seluruh personel Satgas untuk wajib memahami apa yang harus diperbuat apabila terjadi peningkatan status dari Red Alert menjadi Black Alert. “Tetap miliki semangat yang tinggi dan dedikasi yang kuat serta selalu ingat PROTAP atau SOP yang berlaku di Kontingen maupun UNIFIL sehingga senantiasa siap untuk menghadapi berbagai situasi yang terjadi di Lebanon saat ini. Dan yang terpenting adalah jangan tinggalkan ibadah sholat, semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya. 
 
Dalam 3 minggu terakhir, semenjak pecahnya konflik bersenjata antara tentara Israel dan Hamas Palestina, wilayah Lebanon ikut memanas menyusul bergabungnya tentara Hizbullah Lebanon dalam konflik Israel-Hamas. Hal ini menyebabkan wilayah Naqoura yang menjadi lokasi Markas UNIFIL dan Soedirman Camp ikut terdampak.(puspentni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan MaskerĀ 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline