Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Kabar Sport

Marquez Diklaim Sebagai Pembalap Terkuat di MotoGP

badge-check


					Marquez Diklaim Sebagai Pembalap Terkuat di MotoGP Perbesar

MARC Marquez merupakan sebuah fenomena langka di MotoGP. Jarang ada pembalap muda yang langsung mendominasi setiap musim di kelas utama. Marquez melakukan itu sejak melakoni debutnya pada musim 2013.

Jika dihitung dari tahun debutnya, pembalap Repsol Honda itu hanya sekali gagal jadi juara dunia MotoGP. Itu saat ia hanya bisa finis di urutan ketiga klasemen MotoGP 2015, musim di mana Jorge Lorenzo tampil sebagai juara dunia usai memenangi duel kontra Valentino Rossi.

Total sudah empat gelar juara dunia MotoGP yang dimenangkan The Baby Alien. Koleksinya kemungkinan besar bakal bertambah. Pembalap asal Spanyol itu sudah memperlihatkan start yang bagus pada balapan MotoGP Qatar 2018 di Sirkuit Losail, 18 Maret.

Sejatinya, Losail bukan sirkuit yang bersahabat dengan Honda, khususnya Marquez. Namun, pembalap berusia 25 tahun itu menunjukkan peningkatan pesat. Ia mampu memberi tekanan kepada Andrea Dovizioso hingga tikungan terakhir.

“Saya tak tahu (saat ditanya apakah Marquez juga bisa hebat jika mengendarai motor Ducati). Tentu saja Marc adalah pembalap yang luar biasa. Saya pikir itu bisa saja sangat cepat dengan motor ini. Tidak bisa diprediksi. Tapi Marc adalah pembalap terkuat di MotoGP saat ini. Jadi, kenapa tidak?” ujar Christian Gabarrini, Kepala Mekanik Lorenzo, dikutip Tuttomotoriweb.

Selanjutnya, Gabbarini menyoroti performa Lorenzo yang tak kunjung membaik bersama Ducati. Padahal, seharusnya MotoGP 2018 bisa jadi musim penebusan bagi X-Fuera setelah meraih hasil buruk sepanjang musim 2017.

Bagi pembalap dengan koleksi tiga gelar juara dunia MotoGP, melewati semusim penuh tanpa satupun kemenangan jelas sebuah petaka besar. Dan pada balapan di Qatar, pembalap asal Spanyol itu juga tak mampu menyentuh garis finis akibat terjadi di lap ke-12.

“Pada 2017, kami fokus untuk mempertahankan kecepatan tinggi di sepanjang balapan. Ini yang paling penting. Dalam kualifikasi, mencetak lap tercepat biasanya mudah baginya. Tapi, khususnya di paruh pertama musim lalu, jelas tak ada konsistensi dalam balapan,” tegas Gabbarini.

Jadwal MotoGP Argentina

6 April 2018

FP1: 19:55 WIB

FP2: 00:05 WIB

7 April 2018

FP3: 19:55 WIB

FP4: 23:30 WIB

Q1: 00:10 WIB

Q2: 00:35 WIB

8 April 2018

Balapan: 01:00 WIB

***

Sumber : www.bola.com

Foto : www.bola.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Borussia M’Gladbach Academy Indonesia Hadir di Kota Bogor

18 January 2026 - 22:59 WIB

Didoakan Wali Kota Bogor, Paskibra SMPN 8 Ikuti Kejuaraan Nasional

25 December 2025 - 10:38 WIB

Hatrick Pimpin KORMI Kota Bogor, Ini Komitmen ZM

7 December 2025 - 16:59 WIB

Skuad Forester 99 Futsal Academy  Ukir Sejarah

23 November 2025 - 17:05 WIB

Ikasi Kota Bogor Sabet Tiga Emas di Turnamen Bupati Cup 2025

17 November 2025 - 09:19 WIB

Trending on Kabar Sport