Menu

Dark Mode
Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia? AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital? China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global TikTok Sepakat Bayar ‘Uang Damai’ Rp7 Triliun ke Pemerintah AS

Kabar Lifestyle

Mark Zuckerberg dan Manusia Rp2.900 T Ditunjuk Jadi Penasihat Trump

badge-check


					Presiden Trump menunjuk CEO Meta, Oracle, dan Nvidia sebagai penasihat AI. Dewan ini bertujuan memperkuat posisi AS dalam persaingan global teknologi. (Foto: REUTERS/Leah Millis) Perbesar

Presiden Trump menunjuk CEO Meta, Oracle, dan Nvidia sebagai penasihat AI. Dewan ini bertujuan memperkuat posisi AS dalam persaingan global teknologi. (Foto: REUTERS/Leah Millis)

Presiden AS Donald Trump mengangkat CEO Meta Mark Zuckerberg, Ketua Eksekutif Oracle Larry Ellison, dan CEO Nvidia Jensen Huang sebagai penasihatnya. Mereka akan masuk dalam sebuah dewan yang akan memberikan masukan mengenai kebijakan kecerdasan buatan (AI) dan isu-isu lainnya.

Pendiri Google Sergey Brin dan CEO AMD Lisa Su juga termasuk dalam kelompok awal 13 anggota dari industri yang ditunjuk ke Dewan Penasihat Presiden untuk Sains dan Teknologi (PCAST).

Sejak dilantik kembali sebagai presiden, Trump memang menjadikan teknologi AI sebagai prioritas pemerintahannya. Ia menggambarkan teknologi tersebut sebagai arena penentu dalam persaingan strategis dengan China.

Beberapa hari setelah dilantik pada Januari tahun lalu, ia memerintahkan lembaga-lembaga federal untuk menyusun Rencana Aksi Kecerdasan Buatan yang bertujuan mengurangi hambatan regulasi dan mempercepat inovasi di sektor swasta.

Melansir Reuters pada Rabu (25/3), Gedung Putih mengungkap dewan tersebut diharapkan dapat memainkan peran kunci dalam membentuk respons Washington terhadap persaingan global yang semakin intensif di bidang kecerdasan buatan. Dewan ini pada akhirnya dapat mencakup hingga 24 anggota.

Penunjukan terbaru ini menandakan keselarasan yang lebih erat antara pemerintahan dan perusahaan teknologi besar. Anggota tambahan akan ditunjuk ke dalam dewan tersebut dalam waktu dekat.

Dewan tersebut akan dipimpin oleh David Sacks, penasihat khusus Gedung Putih untuk AI dan kripto, serta penasihat teknologi Michael Kratsios.

Zuckerberg dan Nvidia menyatakan bahwa dewan tersebut akan membantu memperkuat posisi Amerika Serikat di bidang AI.

Sementara itu, Oracle menolak memberikan komentar. Alphabet dan AMD belum segera menanggapi permintaan komentar.

Bob Mumgaard, CEO dan salah satu pendiri Commonwealth Fusion Systems, juga bergabung dengan dewan tersebut. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa bergabungnya Mumgaard dengan PCAST merupakan sinyal besar dukungan pemerintah AS terhadap industri fusi.

Kecerdasan buatan telah muncul sebagai pendorong utama investasi AS, dengan perusahaan-perusahaan menjanjikan pengeluaran triliunan dolar dalam beberapa tahun mendatang seiring upaya pemerintahan Trump untuk mempercepat pertumbuhan sektor ini.

Para bos-bos teknologi ini memang sempat terlihat akrab dengan Trump. Sejumlah nama seperti Zuckerberg, Jeff Bezos, Elon Musk, bahkan menghadiri pelantikan Trump pada Januari tahun lalu.

Sementara itu, hubungan Huang, manusia berharta Rp2.900 triliun, dengan Trump sepanjang tahun 2025-2026 juga cukup dinamis. Keduanya beberapa kali bertemu untuk membicarakan kebijakan ekspor chip AI ke China dan investasi teknologi di AS.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia?

23 August 2026 - 23:54 WIB

AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital?

23 August 2026 - 23:51 WIB

China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air

23 August 2026 - 23:43 WIB

Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt

23 August 2026 - 23:35 WIB

Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global

23 August 2026 - 23:25 WIB

Trending on Kabar Lifestyle