Menu ✖

Dark Mode
Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda Alasan Trump Larang Pakai ‘AI’, Perintahkan Beralih ke Penggantinya Kabut Asap Karhutla Menipis Usai Hujan, Begini Cara Alam Membersihkan Udara Bocah Ajaib Kuliah Umur 9 Tahun, Calon Doktor Fisika di Usia 18 Tahun BlackBerry Banting Setir, Bangkit dari Masa Kelam Anggaran Film Elden Ring Melonjak, Kini Hampir Mencapai Rp 3,6 Triliun

Kabar Bogor

Majukan Ekonomi Warga, Kelurahan Tajur Bina UMKM 

badge-check


					lurah tajur ita (foto: ist) Perbesar

lurah tajur ita (foto: ist)

Kota Bogor– Memiliki potensi wilayah khususnya di bidang UMKM, Kelurahan Tajur  Kecamatan Bogor Timur mengoptimalkan pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulan.

Menurut Lurah Tajur, Ita Juita,  Kelurahan Tajur memiliki luas wilayah sekitar 45 hektar yang terentang dari batas kawasan Ekalokasari hingga perbatasan wilayah Tajur di sisi kiri jalan utama. Secara administratif, wilayah ini terbagi ke dalam 6 Rukun Warga (RW) dan 25 Rukun Tetangga (RT).

“Wilayah kita mencakup 45 hektar dari sebelum Ekalokasari sampai perbatasan Tajur di sebelah kiri, karena jika di sebelah kanan sudah masuk ke wilayah Bogor Selatan (Pakuan). Alhamdulillah, dengan dukungan 6 RW dan 25 RT, kita terus bersinergi membangun Tajur,” ungkap Ita Juita.

Potensi UMKM lokal juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kelurahan Tajur. Salah satu produk unggulan yang gencar didorong adalah kue semprong renyah buatan Ibu Premi, di samping produk UMKM lainnya seperti olahan pabrik kecap Bemo dan kerajinan Tasik Emas.

Ita menambahkan, hak kelurahan secara aktif merangkul, membina dan membantu memasarkan produk-produk ini agar dapat menembus pasar yang lebih luas dan masuk ke toko-toko ritel.

“Kami sangat membanggakan produk UMKM lokal, seperti Semprong buatan Bu Premi yang rasanya renyah dan luar biasa. Kami ingin membangkitkan semangat para pelaku UMKM agar produk Tajur bisa dikenal lebih luas. Jika ada masyarakat atau pembeli yang berminat dengan produk semprong renyah ini, dapat langsung menghubungi pihak Kelurahan Tajur,” jelas Ita.

Di sektor kesehatan publik dan sosial, Kelurahan Tajur juga bergerak cepat mengatasi permasalahan kecenderungan risiko stunting (KRS) melalui kolaborasi lintas sektor. Kelurahan Tajur menjalin kemitraan erat dengan pihak swasta dan pelaku usaha. Pendataan dan intervensi kesehatan rutin juga terus digalakkan hingga capaian penanganan kesehatan di Tajur saat ini telah mendekati 80 persen. Msy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda

28 October 2026 - 13:15 WIB

Bocah Ajaib Kuliah Umur 9 Tahun, Calon Doktor Fisika di Usia 18 Tahun

28 October 2026 - 12:35 WIB

Grand Design Sistem Transportasi Kota Bogor, Kadishub Fokus 3 Aspek

28 October 2026 - 08:18 WIB

Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Hadirkan Panorama Gunung Salak dan Lanskap Taman

27 October 2026 - 11:54 WIB

70.560 Orang DIY Nganggur, DPRD Ungkap Penyebabnya

27 October 2026 - 08:45 WIB

Trending on Kabar Bogor