Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Lomba Cerdas Cermat Antar Muspika, Peserta dan Juri Kompak Kenakan Baju Adat

badge-check


					Lomba Cerdas Cermat Antar Muspika, Peserta dan Juri Kompak Kenakan Baju Adat Perbesar

Lomba Cerdas Cermat Antar Muspika, Peserta dan Juri Kompak Kenakan Baju Adat

Lomba Cerdas Cermat antar Muspika kembali digelar tahun ini. Salah satu rangkaian Festival Merah Putih (FMP) 2019 ini diikuti oleh Camat, Danramil dan Kapolsek se-Kota Bogor yang berlangsung di Taman Ekspresi Sempur, Sabtu (24/08/2019) pagi.

Uniknya, para peserta lomba cerdas cermat semuanya mengenakan baju adat khas daerah, seperti Bogor tengah, Camat Agustian Syah, Danramil Kapten Inf Suharja dan Kapolsek Kompol. Syaifuddin Gayo mengenakan Baju Batik dari Lojicraft (Bogor).

Tanah Sareal, Camat R. Asep Kartiwa, Danramil Kapten Chb. SS. Rumalutur dan Kapolsek Kompol. Sarip Samsu mengenakan baju adat dari Aceh.

Bogor Utara, Camat Rahmat Hidayat, Danramil Kapten Inf. Jasmungin dan Kapolsek Kompol. Irwandi mengenakan baju adat Dayak.

Bogor Selatan, Camat Atep Budiman, Danramil, Kapten Chb. Sukardi dan Kapolsek Kompol. Indrat Riyani Setianti mengenakan baju adat Bodo (Makasar).

Bogor Barat, Camat Pupung W. Purnama, Danramil Kapten Inf. Heru Susilo dan Kapolsek Kompol Sundarti mengenakan baju adat Jawa Tengah.

Bogor Timur, Camat Abdul Wahid, Danramil Kapten Arm. Hermawan dan Kapolsek Kompol. Marsudi Widodo mengenakan Baju Adat Bali.

Tak terkecuali Ketua Dewan Juri, Wali Kota Bogor yang mengenakan baju adat dari Papua didampingi juri lainnya Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol Czi Aji Sujiwo dan Rektor Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Ending Bahruddin.

“Ini tradisi di Kota Bogor untuk merekatkan kebersamaan TNI, Polri, aparatur wilayah Pemkot Bogor. Jadi, bukan hanya sekedar pemahaman pancasila saja, tetapi lebih menguatkan kebersamaan untuk menunjang koordinasi sehari-hari,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Disinggung pakaian adat dari Papua yang dikenakannya. Ia mengatakan maknanya adalah bentuk solidaritas untuk Papua dan bentuk dukungan saudara-saudara di Papua.

“Kami tentunya berempati apa yang terjadi di Papua dan berharap Papua ini terus menjadi bagian dari NKRI,” ujarnya.

Suasana ramai dan riuh terlihat di Taman Ekspresi Sempur. Sebab, masing-masing wilayah membawa pendukungnya (suporter) untuk menyemangati peserta lomba cerdas cermat.

Dengan mengenakan pakaian berwarna merah putih mereka secara bergantian menyanyikan yel-yel untuk membangkitkan semangat para peserta.

**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor