Menu

Dark Mode
Kepala BGN Mundur untuk Berobat Jantung, Netizen Kaget & Ramai Mendoakan Hal Mencurigakan dari Aplikasi Waze Terkait Israel Trump Ingin Bos FIFA Jadi Sekjen PBB, Warganet Ramai Nyinyir Kimi K3 AI Bikin Heboh, Bos OpenAI Sampai Ketar-ketir AI Makin Canggih, tapi 4 Skill Manusia Ini Tak akan Bisa Ditiru Robot Spesies Monyet Baru Ditemukan di Kongo, Bibir Berwarna Oranye

Kabar Dunia

Lawan Polusi Udara, Negara Ini Gunakan Meriam Air Untuk Penjernih Udara

badge-check


					Lawan Polusi Udara, Negara Ini Gunakan Meriam Air Untuk Penjernih Udara Perbesar

KOTA Delhi, India, saat ini dianggap sebagai kota dengan polusi udara terburuk di dunia. Angka partikulat halusnya yang pernah tercatat mencapai sekitar 1.000 mikrogram per meter kubik, padahal menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) batas aman untuk polusi tidak lebih dari 25 mikrogram per meter kubik.
Dampaknya rumah sakit setempat melaporkan ada peningkatan kasus pasien dengan keluhan nyeri dada, sulit bernapas, dan mata perih.
“Jumlah pasien kita jelas meningkat. Saya pikir sebelumnya tidak pernah separah ini di Delhi. Saya sangat kesal harus seperti ini,” kata spesialis paru Deepak Rosha dari Apollo Hospital.
Terkait hal tersebut India saat ini tengah menguji coba meriam air raksasa untuk melawan polusi udara. Meriam tersebut dilaporkan bisa menyemprotkan 100 liter air per menit dalam jarak 150 meter.
Diharapkan air yang disemprotkan meriam dapat menjadi pengganti hujan mengikat dan membersihkan partikel halus polusi dari udara.
Greenpeace menyebut meriam air sebagai pengalihan saja dari masalah utama sumber polusi. Namun perusahaan Cloud Tech selaku produsen meriam menekankan bahwa ini adalah solusi darurat sementara.
Menyemprotkan 100 liter air per menit dalam jarak 150 meter. Laporannya dapat mengurangi polusi hingga 95 persen.
Ada yang menyebutnya sebagai pengalihan saja dari masalah utama sumber polusi. Namun perusahaan ini adalah solusi darurat sementara.
“Ini adalah solusi saat Anda tidak berdaya, kabut asapnya di luar sana dan Anda hanya bisa menunggu hujan. Dengan ini Anda bisa mendapatkan solusi cepat,” ujar Direktur Cloud Tech, Vimal Saini seperti dikutip dari BBC, Jumat (22/12/2017).
(reporterasep)
sumberbbc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia