Menu ✖

Dark Mode
Werstling Kabupaten Bogor Penuhi Target Emas Porprov XV Jabar 2026 Sembilan Emas Porprov XV Jabar 2026 Diraih Judo Kota Bogor All Eyes on Papua Menggema, Karhutla Bumi Cenderawasih Bikin Khawatir Bubble AI Pecah Sampai Amerika, Rp18.000 Triliun Menguap Semalam Ini Cara Lacak Lokasi Orang, Bisa Pakai WhatsApp-Google Maps Balas Dendam soal Kumis Superman, Henry Cavill Bikin Game Pakai AI

Kabar Dunia

Lahir di Mobil Ambulans Desa, Bayi Ini Diberi Nama Panggilan Amdes

badge-check

Inspirasi nama untuk si buah hati bisa muncul dari berbagai hal. Selain dari sosok yang menginspirasi, para calon orang tua juga bisa memiliki nama terbaik untuk si kecil dari dunia maya atau mungkin kejadian selama proses persalinan.

Alasan terakhir inilah yang dibuat oleh orang tua dari seorang bayi dengan panggilan Amdes.

Mengutip keterangan tertulis Kementerian Perindustrian yang diterima Dream, Senin 23 Desember 2019, seorang ibu melahirkan seorang bayi perempuan di dalam mobil desa Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). Di desanya, mobil AMMDes disulap jadi ambulance feeder.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika menceritakan sang ibu, Sawiyah, kala itu sudah mengalami pembukaan ke-8.

Perjalanannya dari Desa Kadurahayu menuju Puskesmas Desa Mekarmanik akhirnya terhenti karena harus melakukan proses kelahiran.

“ Saya mendapatkan informasinya, bahwa Ibu Sawiyah melahirkan di dalam AMMDes ambulance feeder di tengah malam menjelang jam 2 pagi,” tuturnya.

Bayi perempuan, anak kedua dari pasangan Sawiyah dan Sapri ini lahir dalam kondisi sehat dengan berat 3 kg dan panjang 48 cm. Bayi ini diberi nama lengkap Amanda Desvita yang jika disingkat menjadi Amdes, mirip dengan singkatan armada AMMDes.

“ Ini membuktikan bahwa AMMDes kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Lebak, Banten, khususnya bagi ibu hamil,” kata Putu

Menurut Putu, peran AMMDes telah jadi bukti nyata terhadap upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). AMMDes ambulance feeder ini menjadi proyek percontohan karena di Kabupaten Lebak masih ada belasan desa yang akses jalannya buruk dan berbatu-batu. Kondisi ini membuat ambulans konvensional sulit menjangkau desa-desa tersebut.

Dia juga terharu dengan para relawan Jemput Antar Ibu Hamil dan Bersalin Bermasalah (Jamilah) yang mengoperasikan AMMDes Ambulance Feeder.

“ Alat multiguna ini kami harapkan dapat terus berkembang dalam pelayanan rujukan kesehatan di daerah-daerah,” kata dia.

Putu optimistis, pemanfaatan AMMDes ambulance feeder mampu menekan AKI dan AKB di Kabupaten Lebak sebagai dampak dari kondisi jalan-jalan desa yang minim infrastruktur dan topografi yang berbukit sehingga sulit dijangkau oleh kendaraan umumnya. Tujuannya juga untuk memperkuat keterlibatan antara ibu hamil dengan relawan Jamilah.

Sumber: Otosia

Foto : dream.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia