Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor Zuckerberg Menyerah Setelah Kacamatanya Dihujat Habis-Habisan Sam Altman Desak Dewan Keamanan PBB Adopsi Standar AI Internasional Inggris Sebut Krisis Iklim Ancam Pertahanan Banyak Negara Mantan Bos Keamanan Google: AI Lebih Membahayakan untuk Anak daripada Medsos Agen AI OpenAI Retas Situs Kesehatan Pemerintah Australia: PM Albanese Geram

Headline

Konfrensi Internasional ICEFC ke-5 Digelar di IPB

badge-check


					Konfrensi Internasional ICEFC ke-5 Digelar di IPB Perbesar

Kota Bogor kembali menjadi tuan rumah konferensi internasional, kali ini konfrensi internasional ICEFC ke-5 digelar di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Managemen (FEM) IPB University, Kamis (5/12/2024).

Menurut Chairperson (Ketua) ICEFC ke-5, Dr Syafitri Hidayati, ICEFC merupakan konferensi internasional untuk memancing diskusi multidisipliner tentang masalah kehutanan dan lingkungan di tingkat global, nasional, regional, dan lokal. ICEFC menjadi wadah bagi para akademisi, ilmuwan, dan sarjana dari seluruh dunia untuk membagikan hasil penelitian, pengetahuan, teknologi, dan inovasi dalam bidang kehutanan, lingkungan, dan bidang terkait lainnya.

“Konferensi ini merupakan hasil kolaborasi dari empat institusi: IPB University, Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO BIOTROP), Mindanao State University, dan Kastamonu University,” ujar Syafitri.

ICEFC tahun ini disebutnya “Konservasi Hutan di Antroposen: Beradaptasi dengan Realitas Lingkungan Baru”. Istilah Antroposen digunakan untuk menggambarkan era geologis saat ini, yang ditandai dengan dampak signifikan aktivitas manusia terhadap geologi dan ekosistem bumi. Kondisi ini menghadirkan tantangan dan peluang yang belum pernah ada sebelumnya untuk upaya konservasi hutan.

“Seiring dengan berlanjutnya aktivitas manusia yang membentuk ulang lanskap alam, pemahaman dan penyesuaian terhadap realitas lingkungan baru ini sangat penting untuk manajemen dan pelestarian hutan yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu Plh Direktur SEAMEO BIOTROP, Sri Widayanti mengatakan, terdapat sejumlah topik yang menjadi pembahasan dalan konferensi ini. Di antaranya teknologi untuk manajemen sumber daya dan ekowisata, perubahan iklim dan manajemen sumber daya hutan yang berkelanjutan.

“Konferensi ini juga membahas soal pemanfaatan sumber daya, etnobiologi, dan bioprospeksi, kebijakan dan pendidikan untuk konservasi, dan keanekaragaman hayati dan interaksi manusia-hewan liar. Dengan pendekatan multidisipliner, ICEFC 2024 diharapkan dapat menghasilkan solusi inovatif yang dapat diterapkan dalam upaya konservasi hutan dan lingkungan di berbagai konteks global dan lokal,” harapnya.

Konferensi ini disebutnya bertujuan untuk memperluas jaringan profesional dan kolaborasi internasional antara peneliti, dosen, dan akademisi, menjadi tempat bertukar pengetahuan dan praktik baik dalam mengatasi berbagai masalah dan tantangan konservasi lingkungan. Kemudian dapat pula meningkatkan jumlah publikasi internasional dari Indonesia dan mendorong penyelenggaraan pertemuan ilmiah internasional lanjutan di masa depan.

Konferensi yang berlangsung selama 3 hari pada 5 – 7 Desember 2024 ini juga akan dimeriahkan dengan kegiatan tour kota akan dilaksanakan di Kampus IPB Dramaga, Kebun Raya Bogor, dan area Agro-Eko-Edu Wisata SEAMEO BIOTROP. ICEFC sebelumnya sempat berlangsung di Kota Dapitan, Zamboanga del Norte, Filipina (2018), Bogor, Indonesia (2019), Kastamonu City, Turki (2022), dan Kota Davao, Filipina (2023). pratama/RLS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline