Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Kabar Bogor

Ketua Bank Pohon Nusantara Dukung Pemkab Bogor Hijaukan Puncak

badge-check


					Ketua Bank Pohon Nusantara Dukung Pemkab Bogor Hijaukan Puncak Perbesar

Penghijauan di area eks. PKL Puncak terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor, yakni dengan melakukan penanaman pohon pucuk merah sepanjang jalan protokol cisarua hingga puncak pas. 

Sukardi Ketua Bank Pohon Nusantara (Puncak Ajip) mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk sama-sama melakukan aksi penanaman juga pemeliharaan pohon tersebut.

“Sejak dua minggu lalu kami melakukan perawatan serta penyiraman pada pohon pucuk merah secara rutin setiap hari, kami khawatir pohon tersebut akan mati apabila tidak dilakukan penyiraman dengan kondisi cuaca yang sangat panas seperti ini,” kata Sukardi, Rabu (07/08/2024).

Sukardi mengaku akan membantu pemerintah mengembalikan puncak menjadi hijau, salahsatunya dengan mengajak lembaga yang ada di wilayah puncak untuk ikut peduli akan hal tersebut.

“Saya siapkan di kebun Bibit Nusantara ini ribuan pohon dari berbagai jenis, baik tanaman keras, tanaman buah dan pohon pelindung yang siap untuk ditanam di kawasan puncak. Dalam 3 tahun mendatang puncak sudah terlihat hijau dan asri kembali, serta kembali pada fungsinya sebagai lahan resapan air,” katanya.

Hal senada diungkapkan Kang Yudi salah satu tokoh budaya dan tokoh masyarakat puncak, dia berharap langkah Pemkab Bogor melakukan penanaman pohon pucuk merah langsung ditanam di tanah, karena menurut beliau pohon tidak tumbuh baik apalabila ditanam di drum.

“Saya merasa bangga apa yang dilakukan Sukardi bersama teamnya dalam mendukung penghijauan ini,” katanya.

Yudi menambahkan berkaitan dengan monumen pekan penghijauan yang telah ada sejak 1961 di era presiden 1 Republik Indonesia dan dibarengi dengan keputusan presiden No.13 tahun 1963 yaitu puncak merupakan lahan hijau yang harus dilestarikan karena puncak adalah lahan resapan air. Maka, sudah semestinya monumen itu menjadi cagar budaya, serta harusnya mendapatkan perhatian khusus pemerintah. RLS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi

25 September 2026 - 14:03 WIB

Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor

24 September 2026 - 21:46 WIB

Pemkot Bogor dan ICIA Bahas Pengembangan Transportasi Perkotaan

24 September 2026 - 16:12 WIB

Dedie Rachim Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional Tingkat Kota Bogor

24 September 2026 - 16:01 WIB

DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking

24 September 2026 - 15:52 WIB

Trending on Kabar Bogor