Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Headline

Kesepakatan Jakarta Jadi Momen Penyelesaian Konflik PWI

badge-check


					Kesepakatan Jakarta Jadi Momen Penyelesaian Konflik PWI Perbesar

Konflik di tubuh organisasi wartawan terbesar di Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akhirnya menemukan titik terang penyelesaian. Kedua pihak yang berkonflik yakni Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung, Hendry Ch Bangun, dan Ketua Umum PWI hasil Kongres Luar Biasa, Zulmansyah Sekedang menyepakati menyelesaikan masalah  melalui Kongres Persatuan yang akan digelar di Jakarta paling telat akhir Agustus 2025. Kesepakatan kedua belah pihak itu tercapau melalui negosiasi yang dimediasi Dahlan Dahi, anggota Dewan Pers,  di Jakarta, Jumat (16/5/2025) malam.

Meskipun kesepakatan melalui negosiasi yang alot, namun dengan semangat persahabatan dan rekonsiliasi, Hendry dan Zulmansyah sepakat dan menuangkan poin-poin kesepakatan dalam dokumen “Kesepakatan Jakarta”.

Menurut Hendry yang terpilih sebagai Ketua Umum PWI melalui Kongres Bandung, 27 September 2023,  semua harus melihat ke depan dengan semangat persatuan.

“Ini semua untuk mengembalikan PWI yang sempat tertahan program kerjanya akibat perpecahan selama setahun,” kata Hendry.

Hendry menambahkan, PWI memiliki anggota 30.000, tersebar di 39 provinsi, dan memiliki anggota bersertifikat sekitar 20.000 ingin terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. Dan program peningkatan kompetensi dan kapasitas anggota dapat kembali berjalan baik.

Sementara itu menurut Zulmansyah Sakedeng, Ketua umum hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Jakarta, 18 Agustus 2024, kesepakatan Jumat malam  ini adalah usaha menyelesaikan konflik agar PWI bisa kembali guyub.

“Ini hasil yang luar biasa. Sejarah untuk PWI. Semoga PWI kembali guyub dan bersatu sesuai namanya Persatuan Wartawan Indonesia, baik di PWI pusat maupun di daerah,” kata Zulmansyah.

Menurut anggota Dewan Pers Dahlan Dahi, Kesepakatan Jakarta muncul setelah melalui negosiasi alot selama sekitar empat jam, antara Hendry dan Zulmansyah. Sedangkan Dahlan sebagai mediator duduk di tengah-tengah kedua tokoh pers itu.

“Bang Hendry dan Bang Zul tegas dan konsisten dengan prinsip masing-masing. Tapi kebesaran jiwa dan rasa tanggung jawab yang tinggi untuk pers Indonesia, untuk PWI, menjadi titik temu. Keduanya juga bersahabat. Negosiasi dimulai dari sana,” kata Dahlan.

Sebelum Hendry dan Zulmansyah bertemu langsung, diskusi mengenai poin-poin krusial sudah dilakukan melalui telepon. Dahlan juga meminta masukan dari tokoh-tokoh senior PWI.

Keduanya akhirnya menandatangani naskah satu halaman berisi Kesepakatan Jakarta jelang tengah malam, dilanjut jabat tangan dan tawa lepas.Kesepakatan Jakarta ditandatatangani atas semangat ketulusan, keikhlasan, dan tanggung jawab sebagai anggota PWI, masyarakat, bangsa, dan negara.

Kedua pihak menyadari konflik PWI harus diselesaikan secepatnya melalui proses rekonsiliasi. “Kami sepakat bahwa proses rekonsiliasi tersebut menjunjung tinggi semangat persahabatan, persaudaraan, saling menghormati, saling menghargai, dan melupakan perbedaan masa lalu, serta fokus ke masa depan,” demikian tertulis dalam Kesepakatan Jakarta.

Untuk menyelenggarakan Kongres Persatuan, kedua pihak sepakat membentuk panitia bersama, steering committee (SC) dan Organizing committee (OC).

Dalam kesepakatan Jakarta, Hendry dan Zulmansyah juga menyepakati poin paling penting, yakni calon ketua umum. Bahwa seluruh anggota biasa PWI berhak mencalonkan diri menjadi calon Ketua Umum PWI. Bila terdapat hambatan pencalonan karena masalah administratif atau hal lain yang muncul karena konflik PWI, maka hambatan itu akan ditiadakan/dihapuskan melalui mekanisme yang memungkinkan dengan semangat ketulusan, keikhlasan, dan persaudaraan sesuai prinsip-prinsip deklarasi ini. pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline