Menu ✖

Dark Mode
Generasi Muda Kota Bogor Kenalkan Potensi Wisata Kota Hujan Piala Panglima TNI, 256 peserta mengikuti Open Tournament Orado Domino Puncak World Rabies Day 2026 Digelar di Bogor, Dedie Rachim Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Hewan Dedie Rachim Apresiasi Gerakan Wakaf Pohon Alpukat untuk Lingkungan dan Ekonomi Mayors Talk, Dedie Rachim Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Peduli Lingkungan Bukan Coding, Skill Ini yang Bakal Jadi Modal Utama Pekerja di Era AI

Kabar Bogor

Kendalikan Harga Pangan, Bapanas Bakal Tambah Stok Beras SPHP di Kota Bogor

badge-check


					Kendalikan Harga Pangan, Bapanas Bakal Tambah Stok Beras SPHP di Kota Bogor Perbesar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penyaluran beras Stabilitas Pangan dan Harga Pangan (SPHP) di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Jumat (14/7/2023).

“Penyaluran beras SPHP ini merupakan program pemerintah yang dilaksanakan Perum Bulog berdasarkan pendelegasian
Bapanas,” ujar Koordinator Kelompok Substansi Stabilisasi Pasokan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Yudhi Harsatriadi Sandyatma dalam Rakor yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

Yudhi mengatakan, Bapanas merupakan institusi baru yang bertugas sebagai regulator terhadap berbagai kebijakan pangan. Sementara operator dari pelaksana kebijakan pangan yakni Perum Bulog bersama IDFOOD. Diantara kegiatan intervensi Bapanas yakni menstabilkan harga pangan, salah satunya di komoditas beras.

“Beras SPHP ini digulirkan sejak 2023 dengan target penyaluran beras SPHP secara nasional di kisaran 1,2 sampai 1,5 juta ton. Eksisting sampai pada 13 Juli 2023 penyaluran beras SPHP sudah 623 ribu ton atau sekitar 50 persen dari target yang ingin dicapai,” sebutnya.

Ia menjelaskan, penyaluran beras SPHP ini dilakukan dalam rangka penetrasi dan pengendalian pasokan harga pangan serta inflasi harga pangan. Tak ayal, pada rakor ini pihaknya meminta Pemkot Bogor bersama Satgas Pangan Daerah untuk melakukan evaluasi demi meminimalisir potensi penyimpangan dalam hal penyaluran beras SPHP.

Saat ini penyaluran beras baru ada di dua pasar yakni pasar Bogor dan pasar Anyar. Ke depan ia ingin seluruh pasar di Kota Bogor bisa menyalurkan beras SPHP minimal 10 persen dari keseluruhan pedagang beras di pasar.

“Beras SPHP ini di subsidi sama pemerintah, harganya per lima kilo hanya Rp 47.250 dengan kualitas beras yang bagus setara premium yang membuat stok beras SPHP cepat habis, baik di pasar tradisional maupun pasar modern,” katanya.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Generasi Muda Kota Bogor Kenalkan Potensi Wisata Kota Hujan

27 September 2026 - 23:22 WIB

Puncak World Rabies Day 2026 Digelar di Bogor, Dedie Rachim Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Hewan

27 September 2026 - 21:26 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Gerakan Wakaf Pohon Alpukat untuk Lingkungan dan Ekonomi

27 September 2026 - 21:22 WIB

Mayors Talk, Dedie Rachim Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Peduli Lingkungan

27 September 2026 - 21:19 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Mahasiswa STMIK Tazkia Jadi Pilar Kebangkitan Bangsa

26 September 2026 - 10:49 WIB

Trending on Kabar Bogor