Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Bogor

Kejahatan Narkoba Harus Diwaspadai

badge-check


					Kejahatan Narkoba Harus Diwaspadai Perbesar

Kejahatan Narkoba merupakan kejahatan terorganisir dan kejahatan yang sangat serius, bahkan ancaman berupa hilangnya satu generasi bangsa (Lost Generation) di masa depan. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tingkat Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Rabu (17/7/2019).

Sekda menambahkan, narkoba akan mempengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat, serta melemahkan ketahanan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Menurut penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjsama dengan pusat penelitian kesehatan Universitas Indonesia (Puslitkes UI) tahun 2017, menunjukan angka prevalensi (penyalah guna Narkoba) Nasional adalah 1,77% dari jumlah penduduk Indonesia berumur 10-59 tahun (3.3 juta orang),” ujar Sekretaris Daerah.
Kabupaten Bogor sendiri, kata Burhan, pada tahun 2018 dalam kegiatan pemberdayaan lingkungan masyarakat sudah melaksanakan test urine pada pekerja instansi Pemerintah maupun swasta, dan hasil pemeriksaan tersebut ada pekerja yang terindikasi menyalahgunakan Narkoba.

Pada tahun 2019 diprediksi angka prevalensi penyalahgunaan Narkoba akan mengalami kenaikan apabila seluruh komponen bangsa tidak melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan yang komprehensif.

“Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak seluruh komponen masyarakat bersatu padu dalam menangani permasalahan ini jika tidak ingin pemuda-pemudi kita terperosok dalam Kecanduan Narkotika,” tambahnya.
Sementara Kepala BNN Kabupaten Bogor, Setiabudhi Nugraha mengatakan, kegiatan kali ini sekaligus puncak acara Pencegahan Pemberantasan Penyalah Gunaan Dan Peredaran Gelap Nakoba (P4GN) dari rangkaian acara HANI yang telah berlangsung.
“Pada hari ini kita akan melaksanakan dialog P4GN yang merupakan acara puncak dari rangkaian acara HANI yang sudah dilaksanakan pada 26 Juni 2019 di Istana Presiden, yang dihadiri kurang lebih 300 orang,” ungkapnya.
Dialog tersebut dimaksudkan untuk mencari solusi pencegahan narkotika yang masuk ke wilayah Kabupaten Bogor yang sampai saat ini tingkat kerawanannya menduduki rangking ke 2 di tingkat jawa barat. Kabupaten Bogor juga menduduki rangking 10 terbawah kurang tanggap tentang bahaya narkoba.

●reporterfauzi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

13 March 2026 - 09:55 WIB

Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

12 March 2026 - 20:55 WIB

Kwarran Bogor Barat Gelar Ramadan Fest 2026

12 March 2026 - 11:27 WIB

Balkot Ramadan Festival 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

12 March 2026 - 10:36 WIB

Trending on Kabar Bogor