Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor 2024 diprediksi bakal berlangsung seru. Pasalnya selain banyak calon wali kota (cawalkot) yang memiliki kelebihan masing-masing, kekuatan sejumlah partai pun mulai terbentuk dan harus diperhitungkan. Salah satunya koalisi yang tengah dibangun empat partai, yakni Gerindra, PPP, Nasdem dan PKB.
Terbangunnya koalisi baru tersebut terlihat dari hadirnya Ketua DPC PPP Zaenul Mutaqin, Ketua DPClD Nasdem Benninue Argoebie, Ketua DPC PKB Dewi Fatimah di Rakercab Gerindra Pemenangan Pilwalkot Bogor 2024 yang berlangsung, di Hotel Bogor Valey Rabu (15/5/2024).

Menurut Ketua bidang pengembangan ideologi partai DPP Gerindra Ibnu Ariwibowo, pada prinsipnya sudah sepakat 4 parpol untuk membangun koalisi di Pilwalkot Bogor. Sebelumnya, Gerinda sudah bersama PKB.
“Ini adalah penjajakan untuk membangun koalisi di Pilwalkot. Gerindra sudah deklarasi dengan PKB, kemudian sekarang bergabung PPP dan Nasdem. Mudah-mudahan terus terbangun koalisi hingga nanti dideklarasikan mengusung calon Walikota Bogor. Nanti kita dorong bersama-sama, siapa calon Walikota dan Wakil Walikota untuk di Pilwalkot nanti,” jelasnya.
Ketua DPC Gerindra Kota Bogor, Sopia Ali Agam mengatakan, pertemuan 4 parpol ini untuk membangun kesepahaman, dan semoga bisa terwujud untuk membangun koalisi di Pilwalkot Bogor. “Kami mengundang PPP, PKB dan Nasdem, kami membuka ruang komunikasi dan untuk terbangun koalisi. Kami juga mengundang partai Demokrat, namun yang hadir saat ini hanya 3 parpol. Yaa, semoga 4 parpol ini terbangun koalisi untuk Pilwalkot Bogor,” ujarnya.
Sementara itu Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin (ZM) mengatakan, pertemuan 4 parpol ini arahnya sudah jelas untuk pembentukan koalisi di Pilwalkot Bogor. Memang sebelum ada acara di Gerindra ini, sudah ada pembicaraan membentuk koalisi politik di Pilwalkot Bogor.
“PPP sudah sepakat dengan PKB dan Nasdem berkoalisi bersama dengan Gerindra, untuk Pilwalkot Bogor. Yang diundang hari ini juga ada Demokrat. Yaa, kita sepakat untuk berkoalisi di Pilwalkot Bogor,” ucap ZM.
Saat ini, kata ZM, 4 parpol sedang fokus menguatkan pembentukan koalisi, baru nanti membicarakan Calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan diusung. “Kita saat ini sedang berproses untuk koalisi dan berembuk kembali. Tinggal deklarasi saja,” jelasnya.
Di tempt yang sama Ketua DPC PKB Kota Bogor, Dewi Fatimah mengungkapkan, sudah jelas bahwa PKB sudah deklarasi dengan Gerindra untuk Pilwalkot Bogor. Di sisi lain, PKB juga sudah bersatu dengan PPP dalam fraksi DPRD Kota Bogor. Kemudian ditambah oleh Nasdem.
“Jadi, 4 parpol ini sudah sepakat dan mudah-mudahan segera terbangun koalisi Pilwalkot. Kalau sudah membentuk koalisi parpol, baru nanti menentukan calon walikota dan calon walikota, menjaring yang sudah dikerucutkan oleh masing-masing parpol. Yaa, intinya kami 4 parpol sepakat berkoalisi di Pilwalkot Bogor,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Nasdem Kota Bogor, Benninue Argoebie mengatakan, ini bukan pertemuan pertama antara Nasdem dengan Gerindra, PKB dan PPP, dan semuanya sudah menemui kesepahaman berkoalisi di Pilwalkot Bogor.
“Jadi tinggal menunggu waktu dan persiapan menuju deklarasi. Kesepakatan, kesamaan persepsi dan kesepahaman sudah terbangun dari 4 parpol. Yaa, kita berharap ada parpol lainnya bergabung dalam koalisi ini. Jadi pertemuan ini, akan terus dikuatkan agar segera di deklarasikan. Kita memiliki kesamaan pendaftar para bakal calon walikota, jadi untuk calon walikota dan wakil walikota, nanti ditentukan setelah koalisi terbangun. Nasdem posisinya sudah tinggal menunggu DPP, karena sudah dilakukan pleno di DPW, tinggal menunggu restu dari DPP. Dan sudah diusulkan satu nama ke DPP untuk calon walikota Bogor,” tegasnya.
Hadir dalam acara tersebut, para Bakal Calon Walikota Bogor, diantaranya, Dedie Rachim, Sendi Fardiansyah, dr Raendi Rayendra, Jenal Mutaqin, Eka Maulana, Farhat Abas, dan Sopian Ali Agam. Pratama














