Menu

Dark Mode
ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa?

Kabar Bogor

Kantor Disdukcapil Diserbu Warga

badge-check


					Kantor Disdukcapil Diserbu Warga Perbesar

Kantor Dinas Kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Kota Bogor Jalan Pandu Raya Bogor, sejak Selasa (9/5/2017) hingga Rabu (10/5/2017) diserbu warga yang hendak melegalisir akte kelahiran dan kartu keluarga (KK) sebagai salah satu syarat penerimaan siswa baru (PSB). Akibatnya warga terlihat memenuhi kantor Disdukcapil dan rela antri berjam-jam demi mendapatkan legalisiran.

Ibu Nina salah satu warga yang tengah antri mengaku sudah menunggu sejak pukul 08.00 pagi dan masih harus menunggu hingga siang hari. Menurutnya, seharusnya pihak sekolah tidak memberikan persyaratan PSB secara mendadak, sehingga akhirnya warga kerepotan.

“Anak saya mau daftar ke salahsatu SMP Negeri di Kota Bogor, nah di sana dikasih tahu harus dilengkapi legalisir akte kelahiran dan KK. Kami dikasih tahu sekitar pukul 12.00 wib siang -Selasa (9/5/2017), dan kami diberi waktu hanya 1 hari yakni hari ini -Rabu (10/5/2017) paling lambat pukul 12.00 wib. Terpaksa saya datang pagi-pagi ninggalin warung saya, buat urus legalisir akte lahir dan KK buat persyaratan masuk sekolah anak saya,” kata Nina kepada kabaronline.

Nina berharap, Dinas Pendidikan Kota Bogor tidak memberikan persyaratan masuk sekolah dengan waktu yang mendadak. “Kami minta jangan mendadak seperti ini, kami jadi kerepotan,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Disdukcapil Kota Bogor Gojali mengaku sebelumnya tidak ada koordinasi atau pemberitahuan dari Disdik kepada Disdukcapil terkait persyaratan PSB yang harus dilegalisir. “Kami tidak mendapat informasinya, sementara petugas kami juga disebar di wilayah untuk melayani administrasi kependudukan lainnya. Otomatis terjadi penumpukan warga di kantor pelayanan Disdukcapil,” kata Gojali didampingi Kabid kependudukan Agus Suparman.

Hal senada dituturkan Agus, menurutnya penumpukan warga di Disdukcapil terjadi sejak Selasa (9’5/2017) kemarin. “Kasihan warga ada yang antri berjam-jam, selain itu petugas pun tak henti-hentinya melayani kebutuhan administrasi warga hingga sore sekitar pukul 16.00 wib,” katanya.

reporter @pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

4 February 2026 - 19:38 WIB

Buper Pramuka Kota Bogor Segera Difungsikan

1 February 2026 - 15:53 WIB

Pesan Ketua Kwarcab Kota Bogor di Rakerran Bogor Barat, Tentukan Arah Menuju Pramuka Maju dan Bermaslahat

31 January 2026 - 17:32 WIB

Trending on Kabar Bogor