Menu ✖

Dark Mode
Hadir di CFD Kota Bogor, Pelayanan Paspor Diserbu Warga GEKRAFS JABAR Chlorine Digital Media, Al Wafa dan Rahayu Film Production Launching Poster Film Ra.Ha.Yu Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta? Proyek Matahari Buatan China Sedikit Lagi Rampung, Siap Beroperasi Tahun 2030 Trump Tunjuk Direktur Intel Pimpin Lembaga AI Gedung Putih Thailand Kini Gunakan AI untuk Meningkatkan Kualitas Durian

Kabar Lifestyle

Iran Kena Serangan Siber Israel, ATM dan M-Banking Jadi Korban

badge-check


					Serangan siber Israel melumpuhkan layanan perbankan di Iran, termasuk 
Bank Melli dan Saderat. (Foto: iStockphoto)
Perbesar

Serangan siber Israel melumpuhkan layanan perbankan di Iran, termasuk Bank Melli dan Saderat. (Foto: iStockphoto)

Iran kembali mendapat serangan siber dari Israel. Kali ini, serangan tersebut menyasar bank-bank yang memiliki kaitan dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), hingga melumpuhkan layanan perbankan di Iran.

Informatics Services Corporation mengungkap bahwa serangan siber itu mengganggu layanan perbankan berbasis kartu di Bank Melli, Bank Saderat, dan Bank Tejerat. Serangan ini memicu penangguhan sementara seluruh operasi terkait kartu di ketiga bank tersebut.

Menurut laporan Reuters pada Rabu (24/6), saat ini tim keamanan siber sedang berupaya memulihkan operasi agar kembali normal.

Kepala hubungan masyarakat perusahaan tersebut mengatakan bahwa layanan ATM, EDC, dan aplikasi mobile banking yang terhubung dengan sistem kartu semuanya terdampak.

Sebelumnya, gangguan layanan perbankan akibat serangan ini juga terjadi pada 14 Juni di beberapa bank besar, termasuk Melli, Saderat, Tejarat, dan Export Development Bank of Iran. Menurut Dewan Koordinasi Perbankan Iran, insiden sebelumnya itu disebabkan oleh serangan siber yang menargetkan sistem komunikasi bersama.

Media pemerintah Iran mengutip pernyataan bank sentral pada hari Selasa yang menyebutkan bahwa masalah terbaru ini diperkirakan akan selesai pada Rabu pagi, dan seluruh layanan akan kembali beroperasi normal.

Para pejabat menyatakan bahwa insiden sebelumnya-yang menurut media Iran membutuhkan waktu beberapa hari untuk diselesaikan-tidak sampai membocorkan data nasabah.

Pihak Iran belum menyebutkan siapa yang mereka curigai berada di balik serangan siber ini. Namun, otoritas setempat sebelumnya kerap menuduh aktor asing yang bermusuhan, seperti Israel, atas insiden-insiden serupa.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

GEKRAFS JABAR Chlorine Digital Media, Al Wafa dan Rahayu Film Production Launching Poster Film Ra.Ha.Yu

4 October 2026 - 17:29 WIB

Proyek Matahari Buatan China Sedikit Lagi Rampung, Siap Beroperasi Tahun 2030

4 October 2026 - 14:39 WIB

Trump Tunjuk Direktur Intel Pimpin Lembaga AI Gedung Putih

4 October 2026 - 14:36 WIB

Thailand Kini Gunakan AI untuk Meningkatkan Kualitas Durian

4 October 2026 - 14:33 WIB

Kalender Astronomi Oktober 2026, Ada 2 Hujan Meteor dan Saturnus Dekat Bumi

4 October 2026 - 14:31 WIB

Trending on Kabar Lifestyle