Menu

Dark Mode
Komdigi Resmi Blokir Akses Grok AI Imbas Marak Deepfake Asusila Pengguna Instagram Dibanjiri Email Reset Password, Ternyata Ada Kebocoran Data Inggris Pertimbangkan Blokir X Akibat Konten AI Cabul Hasil M7 Mobile Legends: Onic Mati-matian Lawan Boostgate di Swiss Stage Langkah Senyap Strava Menuju IPO, Akan Melantai di Bursa Musim Semi 2026 Video Detik-detik Penemuan Spesies Baru Anaconda Raksasa Amazon

Kabar Pendidikan

IPB Sukses Olah Limbah Kulit Pisang Jadi Selai

badge-check


					IPB Sukses Olah Limbah Kulit Pisang Jadi Selai Perbesar

image

Mahasiswa ipb menunjukan penemuannya mengolah limbah pisang jadi selai | foto deni hendrayana

Lima mahasiswa IPB berhasil mengolah limbah kulit pisang menjadi selai untuk topping donat serta bahan campuran pembuatan donat/kue. Kelima mahasiswa yang melakukan penelitian donat kulit pisang yakni Akhdan Rafif, Oki Setiawan, Rahmat Junedi, Eva Siti Nurazizah dan Aulia Novianti Putri.

Salah seorang perwakilan mahasiswa, Rahmat Junedi mengatakan kulit pisang mengandung serotonin yang bisa meningkatkan semangat. Menurut Rahmat, awalnya mereka membuat donat dari bahan tepung labu kuning karena pemanfaatan labu kuning masih kurang. Kemudian, mereka ingin menambahkan bahan lain yang selama ini tidak termanfaatkan.

Menurut Rahmat, mereka banyak membaca referensi soal manfaat kulit pisang. Namun, di Indonesia kulit pisang belum diolah. Berdasarkan banyak referensi inilah, kulit pisang mereka olah menjadi bahan campuran donat hingga selai. Berdasarkan tes yang dilakukan, tidak semua kulit pisang bisa diolah karena ada kulit pisang yang keras dan berasa pahit.

Kulit pisang ambon dan sejenisnya menjadi kulit pisang yang direkomendasikan. Selain kulitnya lunak, rasanya cenderung lebih manis. Selain mengandung seronotin, kulit pisang juga banyak mengandung karbohidrat, air, vitamin C, kalium, lutein, antioksidan, kalsium, vitamin B, lemak, protein, minyak nabati,dan serat serotin.

“Antioksidannya bisa menangkal radikal bebas, sedangkan minyak nabati bisa meredakan rasa nyeri. Makanya kulit pisang kita olah menjadi selai untuk topping donat,” tutur Rahmat.

Mengolah kulit pisang menjadi selai pun tidak sulit. Sebab, kulit pisang hanya perlu dibersihkan, direbus, kemudian diblender. “Mirip membuat selai nanas,” tambahnya. Untuk rasa, hampir tidak jauh berbeda dengan rasa pisang pada umumnya. Hanya saja, ada sensasi keset di lidah yang tidak ditemui ketika kita mengkonsumsi pisang. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

SDN Cimanggu dan Kencana 1 Diresmikan, Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

15 December 2025 - 17:38 WIB

Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa Universitas Esa Unggul Hadir di Kelurahan Duri Kepa

8 December 2025 - 22:35 WIB

Baru Dilantik, Komite SMPN 22 Kota Bogor Gandeng PT AKB

15 November 2025 - 13:23 WIB

Sumpah Pemuda, Siswa PKBM Bakti Nusa Ramaikan Bumi Perkemahan Sukamantri

27 October 2025 - 19:03 WIB

Universitas Esa Unggul Sharing Knowledge Manajemen K3 di SMKN 2 Kota Bogor

18 October 2025 - 10:00 WIB

Trending on Kabar Pendidikan