Menu

Dark Mode
PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa? Galaxy S25 Ultra Akan Abadikan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

Kabar Depok

Inilah Titik Rawan Banjir Perlu Diketahui Pengendara di Kota Depok

badge-check


					Kasat lantas Polres Metro Depok, Kompol Andi M Indra Waspada, saat meninjau titik rawan banjir di Jalan Raya Margonda, Selasa (6/10/2020). Perbesar

Kasat lantas Polres Metro Depok, Kompol Andi M Indra Waspada, saat meninjau titik rawan banjir di Jalan Raya Margonda, Selasa (6/10/2020).

Para pengendara yang melintasi Kota Depok harus mewaspadai adanya genangan air atau banjir, karena saat ini mulai musim hujan.
Pihak Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok memetakan ada enam titik rawan banjir yang kerap mengganggu arus lalu lintas saat hujan mengguyur Kota Depok.

Pemetaan ini dilakukan, mengingat saat ini musim kemarau sudah menjelang akhirnya, dan bersiap menghadapi musim hujan.
Kasat lantas Polres Metro Depok, Kompol Andi M Indra Waspada, mengungkapkan bahwa ada enam titik rawan banjir yang sudah dipetakan oleh pihaknya.

Indra merinci enam titik itu adalah titik pertama di Jalan Arif Rahman Hakim. Di jalan ini kerap terjadi banjir dengan ketinggian kurang lebih 50 cm saat hujan turun.

“Bilamana curah hujan tinggi akan mengakibatkan genangan air setinggi kurang lebih 50 cm, dan akan mengakibatkan perlambatan percepatan 10 km per jam sampai 5 km per jam, bila hujan berhenti maka genangan air langsung surut,” ujarnya pada wartawan, Selasa (6/10/2020).


Baca juga:Positif Covid, 9 Pegawai Kejaksaan Kota Bogor Diisolasi


Lokasi titik rawan banjir kedua adalah di Jalan Raya Margonda, tepatnya di depan SPBU Simpang Juanda.

“DI lokasi ini genangan setinggi 30 cm lebih. Titik tersebut adalah titik terendah dan drainase tidak berjalan dengan baik, bila curah hujan berhenti maka genangan air langsung surut,” katanya.

Lalu, lokasi ketiga masih di Jalan Raya Margonda, tepatnya di Toko Mitra 10. Andi mengatakan di lokasi ini genangan air mencapai ketinggian kurang lebih 30 cm.

“Titik ke-4 depan Pura Kelapa Dua, ketinggian air kurang lebih 25 cm. Hal tersebut terjadi karena curah hujan tinggi dan dapat mengganggu arus lalin dari arah PAL menuju jalan layang UI,” imbuhnya.

Titik kelima, adalah di Perumahan Taman Duta yang sudah menjadi ‘langganan’ banjir setiap tahunnya .

“Pada titik lokasi tersebut volume air tinggi dikarenakan titik lokasi tersebut rendah dan berada tepat disamping aliran air. Bilamana curah hujan deras dan debit air tidak tertampung pada saluran air. Air akan meluap ke jalan ketinggian air kurang lebih 10 cm. Bilamana hujan reda dan berhenti untuk drainase tidak berfungsi dengan baik dikarenakan sekitar satu hari barulah jalan kering kembali,” kata Indra.

Lokasi terakhir yang menjadi titik keenam berada di Jalan Siliwangi, tepatnya di depan tempat pencucian melati.
Karena di lokasi ini merupakan lokasi terendah ketika curah hujan lebat berpotensi terjadi genangan air setinggi kurang lebih 20 cm. Hal itu disebabkan drainase dan gorong-gorong pada titik tersebut tersumbat sampah yang dari arah Margonda.

Sumber: Tribun Jakarta
Editor: Adi Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

HAB 2026, Kemenag Depok Gelar Fantastic Walk Harmony

18 January 2026 - 22:15 WIB

Buntut Misa Natal di Depok Dibatalkan, LBH GEKIRA: Negara Tak Boleh Kalah oleh Tekanan Sosial

25 December 2025 - 11:09 WIB

Ribuan Ikan Dewa Disebar di Situ Gadog

25 November 2025 - 08:44 WIB

Pemkot Depok Komitmen Tumbuhkan Ruang Ekspresi Budaya

29 October 2025 - 10:48 WIB

Rokok Jenis Baru Ini Pemicu Penyakit Jantung

12 October 2025 - 21:15 WIB

Trending on Kabar Depok