Menu

Dark Mode
Respons NASA usai Janji Trump Ungkap Rahasia UFO dan Alien Menkomdigi: Transfer Data ke AS Tak Perlu Tunggu Lembaga PDP Jangan Ketinggalan! Parade Enam Planet 28 Februari 2026 Saat Berbuka Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Dilihat di RI, Ini Jadwalnya IDC Ramal Penjualan HP Anjlok 12,9% di 2026 Imbas Krisis RAM Global Polemik Studio Game RI Mau Hengkang Karena Pajak dan Responsnya

Kabar Lifestyle

IDC Ramal Penjualan HP Anjlok 12,9% di 2026 Imbas Krisis RAM Global

badge-check


					Lembaga riset pasar IDC memperkirakan penjualan smartphone secara global akan turun hingga 12,9 persen tahun ini imbas krisis pasokan chip memori (RAM). (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika). Perbesar

Lembaga riset pasar IDC memperkirakan penjualan smartphone secara global akan turun hingga 12,9 persen tahun ini imbas krisis pasokan chip memori (RAM). (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika).

Lembaga riset pasar International Data Corporation (IDC) memperkirakan penjualan smartphone secara global akan turun hingga 12,9 persen tahun ini imbas krisis pasokan chip memori (RAM) yang kian parah. Angka terbaru ini jauh lebih dalam dibandingkan proyeksi sebelumnya.
Dalam laporan Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker, IDC pada November 2025 hanya memperkirakan penurunan antara 0,9 persen hingga 5,2 persen dalam skenario terburuk. Namun kini, dampak gangguan rantai pasok memori dinilai jauh lebih besar dari perkiraan awal.

“Apa yang kita saksikan bukan tekanan sementara, melainkan guncangan seperti tsunami yang berasal dari rantai pasok memori, dengan dampak menyebar ke seluruh industri elektronik konsumen,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang dikutip dari CNET, Sabtu (28/2).

Menurut IDC, perusahaan yang menyasar segmen bawah akan menjadi pihak paling terdampak. Kenaikan biaya komponen membuat vendor sulit mempertahankan margin keuntungan, sehingga banyak yang diperkirakan akan membebankan kenaikan harga kepada konsumen.

Misalnya, pasar Timur Tengah dan Afrika yang didominasi smartphone murah diproyeksikan mengalami penurunan paling tajam, yakni hingga 20,6 persen secara tahunan. Kondisi ini mencerminkan tekanan besar pada segmen harga rendah yang sensitif terhadap kenaikan harga.

Sebaliknya, IDC menilai raksasa teknologi seperti Apple dan Samsung diperkirakan lebih mampu bertahan menghadapi krisis.

Jeronimo menyebut kedua perusahaan tersebut berpotensi memperluas pangsa pasar ketika vendor Android kecil kesulitan menghadapi lonjakan biaya.

Kelangkaan memori terjadi akibat tingginya permintaan untuk mendukung pengembangan kecerdasan buatan generatif (AI). Hampir seluruh produksi memori tahun ini disebut sudah dipesan, sementara kebutuhan yang awalnya terfokus pada prosesor grafis kini meluas ke berbagai komponen lain.

Produsen penyimpanan data Western Digital bahkan mengumumkan pada awal Februari bahwa pasokan untuk 2026 telah habis terjual. Hal ini mempertegas ketatnya suplai komponen di tengah lonjakan permintaan teknologi AI.

Senior Research Director IDC, Nabila Popal, memperkirakan harga jual rata-rata smartphone akan naik 14 persen menjadi US$523. Ia juga memprediksi akan terjadi konsolidasi industri karena pemain kecil keluar dari pasar akibat tekanan biaya dan turunnya permintaan.

Popal menambahkan harga memori kemungkinan baru stabil pada pertengahan 2027, namun kecil kemungkinan kembali ke level sebelumnya. Segmen ponsel di bawah US$100 yang mencakup sekitar 171 juta unit diperkirakan menjadi tidak lagi layak secara ekonomi.

“Singkatnya, tidak akan ada lagi bisnis seperti biasa bagi vendor maupun konsumen,” ujarnya.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Respons NASA usai Janji Trump Ungkap Rahasia UFO dan Alien

28 February 2026 - 14:59 WIB

Menkomdigi: Transfer Data ke AS Tak Perlu Tunggu Lembaga PDP

28 February 2026 - 14:56 WIB

Jangan Ketinggalan! Parade Enam Planet 28 Februari 2026 Saat Berbuka

28 February 2026 - 14:51 WIB

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Dilihat di RI, Ini Jadwalnya

28 February 2026 - 14:41 WIB

Polemik Studio Game RI Mau Hengkang Karena Pajak dan Responsnya

27 February 2026 - 15:06 WIB

Trending on Kabar Lifestyle