Menu

Dark Mode
Asal Muasal Gelombang Raksasa Lebih dari 20 Meter Terungkap Mengenal Subduksi yang Dikaitkan dengan Gempa Megathrust Bongkahan Meteorit 2,8 Ton Diselundupkan dari Rusia, Kok Bisa? Perang Lawan Penipuan Digital, Tri Kini Bisa Blokir Scam WhatsApp Call Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM Pemda se-Jabar Bahas Implementasi Satu Data Indonesia

Kabar Dunia

Geger Wanita Lahirkan `Bayi Plastik`, Kulitnya Mengkilat

badge-check


					Geger Wanita Lahirkan `Bayi Plastik`, Kulitnya Mengkilat Perbesar

SEPASANG suami istri di India harus mendatangi rumah sakit untuk memeriksakan bayi mereka yang baru lahir dengan kondisi sangat aneh.
Bayi mereka itu memiliki kulit yang sangat janggal karena seolah-olah terbuat dari plastik.
Kisah ini berawal ketika Anita Devi, 23 tahun, dan suaminya Alakhram Yadav, 25 tahun, menemui dokter sesaat setelah Anita melahirkan bayi mereka.
Pasangan itu melihat kulit anak mereka tampak abnormal dan mengalami kesulitan untuk bernapas.
Menurut laporan, bayi itu lahir di rumah sakit yang jaraknya 160 kilometer dari rumah pasangan tersebut.
Kepada Anita dan Alakhram, dokter mengatakan anak mereka memerlukan pengawasan pakar dengan segara.
Bayi itu kemudian dibawa ke Lucknow, sekitar 482 km dari New Delhi, untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut pemeriksaan di Lucknow, bayi yang belum diberi nama itu menderita penyakit Lamellar ichthyosis.
Penyakit aneh dan langka itu menyebabkan penderitanya memiliki kulit yang tegang, berlilin dan mengkilat seolah-olah plastik.
Para ahli medis mengatakan bayi mereka sekarang hidup dengan alat bantu pernapasan.
Tetapi Anita dan Alakhram diberitahu bahwa anak mereka memiliki peluang untuk hidup.
Pasangan itu tinggal di pedalaman dekat perbatasan Nepal, di desa Binhoni Kalan, di negara bagian Uttar Pradesh.
” Beberapa jam setelah istri saya melahirkan, kami menemukan bahwa kulit anak kami sedikit berbeda dari bayi lainnya. Kulitnya sedikit berlilin dan mengkilat, seolah-olah plastik. Bayi kami juga sulit bernapas,” kata Alakhram.
Menurut dokter, kondisi bayi terjadi karena kelainan genetika yang diturunkan, yang hanya menyerang satu dari 600.000 orang.
Bayi itu akan tumbuh dengan penuaan kulit yang ekstrim. Penyakit ini disebabkan oleh warisan kelainan genetika dari orang tua yang bertindak sebagai pembawa, tetapi tidak memiliki masalah tersebut.
Meski tidak menular, namun hingga kini dunia kedokteran belum menemukan obat untuk penyakit ini.
Masalah lain yang dihadapi penderita penyakit ini di antaranya adalah rambut rontok, jari yang sulit ditekuk, badan cepat panas, masalah penglihatan dan kulit yang mencegah pernapasan.

***

Sumber : Dream.co,id

Foto : Dream.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Ledakan Kosmik Aneh Muncul di Luar Bima Sakti, Ilmuwan Kebingungan

29 September 2025 - 10:36 WIB

Berlian Aneh Asal Afrika Mengandung Unsur Kimia yang Mustahil

29 September 2025 - 10:33 WIB

Trending on Kabar Dunia