Menu

Dark Mode
Donald Trump Ubah Nama AI Jadi SI, Alasannya Tak Terduga Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, PBB Pertemukan Amerika-China Bos Nvidia Blak-blakan, Yakin AI Tak Bisa Musnahkan Manusia Data Center AI Butuh Listrik Jumbo, Dunia Mulai Khawatir Telkomsel Latih Ribuan Guru Kuasai AI Lewat CSR Terpujilah GURU 2026 Wajah Baru BlackBerry Setelah Tak Lagi Jualan HP

Kabar Bogor

Gara-gara Ini, Revitalisasi Gedung Kemuning Gading Batal

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie RAchim. (foto: kominfo) Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie RAchim. (foto: kominfo)

Kota Bogor-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana melakukan revitalisasi Gedung Kemuning Gading pada tahun 2026. Namun, berdasarkan hasil kajian struktur, ditemukan sejumlah titik yang memerlukan pendalaman lebih lanjut, terutama terkait aspek keselamatan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan peninjauan langsung ke Gedung Kemuning Gading, didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Firdaus, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, serta Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Bogor, Cecep Zakaria.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa kurangnya pemeliharaan menyebabkan kebocoran pada atap gedung yang berdampak pada bagian lain, termasuk area di bawahnya yang digunakan sebagai Kantor Pelayanan Dinas PMPTSP Kota Bogor.

“Peninjauan ini untuk memastikan kondisi konstruksi berdasarkan hasil penilaian dan pendalaman kajian, khususnya dalam mendukung rencana revitalisasi yang menyangkut aspek keselamatan. Pemkot Bogor tidak ingin gegabah, sehingga perlu kajian lebih lanjut untuk memastikan apakah bangunan masih aman direvitalisasi pada 2026,” ujar Dedie Rachim di Balai Kota Bogor, Kamis (26/3/2026).

Usai peninjauan, Dedie Rachim berencana menemui Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menyampaikan permohonan penilaian konstruksi oleh Komite Keselamatan Konstruksi. Hal ini dilakukan guna memastikan kelayakan bangunan sebelum proses revitalisasi dilaksanakan.

Ia menambahkan, apabila hasil penilaian menunjukkan sebagian struktur, seperti lantai tiga, tidak lagi layak digunakan, namun lantai satu dan dua masih memungkinkan, maka proses revitalisasi dapat dilanjutkan dengan penyesuaian pada Detail Engineering Design (DED).

Namun demikian, Dedie Rachim menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

“Jika hasil penilaian menyatakan tidak memungkinkan, maka anggaran akan dialihkan untuk kebutuhan lain atau ditunda guna penguatan konstruksi sebelum dilanjutkan dengan revitalisasi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2026, kegiatan revitalisasi telah direncanakan. Namun, hasil kajian awal oleh tim konsultan menemukan adanya keretakan pada struktur bangunan.

“Jika ditemukan keretakan, tentu keselamatan menjadi prioritas. Karena itu, diperlukan penilaian lebih detail dari Komite Keselamatan Konstruksi,” ujar Dedie Rachim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Firdaus, menyampaikan bahwa hasil kajian menunjukkan beberapa kolom struktur berisiko apabila revitalisasi tetap dilanjutkan.

“Dalam kajian teknis, beberapa bagian struktur dinyatakan tidak andal dan berpotensi membahayakan. Saat ini kami masih menunggu hasil penilaian lanjutan sebelum keputusan diambil,” kata Firdaus.

Ia menyebutkan, tingkat kerusakan Gedung Kemuning Gading mencapai sekitar 70 persen, terutama pada lantai atas dan auditorium. Bahkan, kerusakan di lantai dua dan tiga mencapai sekitar 90 persen.

Meski demikian, secara struktur beton, bangunan tersebut dinilai masih memiliki ketahanan yang baik terhadap gempa.

Sebagai informasi, Gedung Kemuning Gading merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Kota Bogor yang dibangun pada tahun 1960 dan dirancang oleh arsitek Ir. F.X. Silaban.

Pembangunannya berlangsung hampir bersamaan dengan Masjid Istiqlal di Jakarta. Hingga kini, gedung tersebut belum pernah menjalani proses revitalisasi sejak pertama kali dibangun. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat, Dedie Rachim Tekankan Kualitas dan Fasilitas Dukung Kenyamanan Siswa

23 September 2026 - 21:15 WIB

Dukung Gerakan ASRI, Pemkot Bogor Percepat Penataan Reklame

23 September 2026 - 18:45 WIB

57 Paralegal Posbakum Dikukuhkan, Dedie Rachim: Jalankan Amanah dengan Integritas

23 September 2026 - 18:40 WIB

Kota Bogor Perkuat Transformasi Pemerintahan Digital, Dedie Rachim: Basis Pelayanan Publik yang Akuntabel dan Transparan

22 September 2026 - 21:28 WIB

Dedie Rachim Tinjau Sekretariat DPRD Kota Bogor, Dorong Penataan Aset Lebih Optimal

22 September 2026 - 18:12 WIB

Trending on Kabar Bogor