Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Kabar Lifestyle

Fenomena Tornado Langka Ancam Wilayah Iran di Tengah Perang

badge-check


					Fenomena Tornado Langka Ancam Wilayah Iran di Tengah Perang. Ilustrasi tornado (Foto: worldbulletin.net)
Perbesar

Fenomena Tornado Langka Ancam Wilayah Iran di Tengah Perang. Ilustrasi tornado (Foto: worldbulletin.net)

Fenomena cuaca ekstrem yang jarang terjadi dilaporkan mengancam Iran di tengah konflik yang masih berlangsung. Tornado yang biasanya terjadi di wilayah tertentu seperti Amerika Serikat, kini berpotensi muncul di kawasan Timur Tengah.

Mengutip laporan Newsweek, sistem badai yang tidak biasa sedang terbentuk dan membawa risiko cuaca ekstrem, termasuk kemungkinan munculnya tornado di wilayah Iran dan sekitarnya.

Tornado dikenal sebagai fenomena yang paling sering terjadi di wilayah seperti ‘Tornado Alley di Amerika Serikat. Namun dalam kondisi atmosfer tertentu, fenomena ini bisa muncul di wilayah lain, meski sangat jarang.

Laporan itu menyebut kondisi atmosfer saat ini menunjukkan kombinasi langka antara kelembapan, angin, dan ketidakstabilan udara yang bisa memicu badai berputar. “Ini adalah pengaturan atmosfer yang hampir tidak pernah terjadi di wilayah ini,” tulis laporan tersebut.

Dipicu Sistem Badai Tak Biasa
Para ahli meteorologi menjelaskan bahwa sistem tekanan rendah dan pertemuan massa udara hangat serta dingin menjadi pemicu utama. Kondisi ini menciptakan badai petir kuat yang berpotensi berkembang menjadi supercell-jenis badai yang dapat menghasilkan tornado.

Selain itu, angin dengan arah dan kecepatan yang berbeda di berbagai lapisan atmosfer (wind shear) juga memperbesar peluang terbentuknya pusaran angin. Yang membuat situasi ini semakin kompleks adalah lokasi kejadian yang berada di zona konflik dengan Israel dan Amerika Serikat.

Perang yang sedang berlangsung di Iran telah merusak infrastruktur penting, termasuk sistem peringatan dini dan layanan darurat. Akibatnya, dampak dari cuaca ekstrem seperti tornado bisa menjadi jauh lebih berbahaya dibandingkan di wilayah yang lebih siap.

Selain tornado, badai ini juga berpotensi membawa hujan deras, angin kencang, dan banjir di wilayah gurun yang biasanya kering. Fenomena ini bahkan disebut bisa menyebabkan curah hujan setara satu tahun hanya dalam beberapa hari di beberapa wilayah Timur Tengah.

Hal ini berisiko memicu banjir bandang, terutama di kota-kota dengan sistem drainase terbatas. Para ilmuwan juga mengaitkan meningkatnya kejadian cuaca ekstrem di wilayah yang tidak biasa dengan perubahan iklim global.

Peningkatan suhu atmosfer membuat udara mampu menampung lebih banyak uap air, yang kemudian memicu badai lebih kuat dan tidak terduga. Meski peluang tornado tetap relatif kecil, kemunculannya di wilayah seperti Iran menjadi tanda bahwa pola cuaca global semakin berubah.

Fenomena ini menunjukkan bahwa bahkan wilayah yang jarang mengalami badai ekstrem kini tidak lagi sepenuhnya aman. Kombinasi antara konflik dan cuaca ekstrem menjadikan situasi di Iran semakin kompleks.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop

21 September 2026 - 20:44 WIB

SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September

21 September 2026 - 20:38 WIB

Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan

21 September 2026 - 20:34 WIB

Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana

21 September 2026 - 20:30 WIB

Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas

21 September 2026 - 20:26 WIB

Trending on Kabar Lifestyle