Menu ✖

Dark Mode
Bukan Coding, Skill Ini yang Bakal Jadi Modal Utama Pekerja di Era AI Dari Dapur ke Pasar Digital, Teknologi Bantu Ibu Rumah Tangga Jadi Bos China Buka Taman Hiburan AI Terbesar Pertama di Dunia, Dihuni 300 Robot Raksasa AI Ekspansi Besar-besaran di Singapura, Sewa Kantor Meroket Bukan Sekadar Alamat Website, Domain Dibidik Jadi Identitas IP Timnas Pokemon Unite Indonesia Lolos Perempat Final Asian Games 2026

Headline

Evakuasi Longsor Susulan Kebon Kalapa Bogor Terkendala Tanah Labil

badge-check


					ilustrasi foto penanganan bencana beberapa waktu lalu di Kota Bogor. (foto: kominfo kota bogor) Perbesar

ilustrasi foto penanganan bencana beberapa waktu lalu di Kota Bogor. (foto: kominfo kota bogor)

BPBD  Kota Bogor, PMI, Tagana juga TNI dan Polri mendapatkan kendala mengevakuasi korban longsor di wilayah Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah di RT 03/02 Gang Barjo pada Rabu (12/10/2022) sore, tak jauh dari Gang Kepatihan yang sehari sebelumnya juga mengalami longsor dan memakan satu korban meninggal dunia.

Longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut menimpa delapan warga yang tertimbun bangunan. Hingga pukul 22.00 WIB, empat diantaranya sudah berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat.

“Empat orang Alhamdulillah sudah berhasil kita evakuasi dalam kondisi selamat. Yang terakhir kita evakuasi tadi sekitar pukul 19.00 WIB, Alhamdulillah dalam kondisi selamat. Tapi situasi di lapangan sulit karena tekanan dari tanah yang bergeser cukup tinggi, menyebabkan petugas kesulitan untuk evakuasi,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Rabu malam, pasukan Badan SAR Nasional (Basarnas) ikut membantu proses pencarian. Dengan harapan bisa mempercepat proses evakuasi dengan alat yang memadai. Sehingga empat orang yang diduga masih tertimbun, bisa terselamatkan. Dengan asesmen cepat yang dilakukan Basarnas dengan tim gabungan dari Kota Bogor bisa mengejar waktu proses evakuasi. Di tengah cuaca ekstrem yang masih terus terjadi di Kota Bogor.

“Kedua, permasalahan utama adalah akses alat berat tidak bisa masuk. Karena ini permukiman cukup padat di situasi kondisi kontur yang sangat terjal. Jadi ini tingkat tanah yang labil masih menjadi faktor dan fenomena cuaca ekstrem beberapa hari terakhir intensitas hujan dengan curah tinggi,” jelasnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patricio Freitas menambahkan, warga sudah mulai diungsikan di tempat yang lebih aman. Pencarian juga akan dilanjutkan esok harinya jika sudah tidak memungkinkan.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline