Menu

Dark Mode
Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut Mumi Cile Buktikan Bangsa Eropa Bawa Cacar Mematikan ke Amerika Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai

Headline

Evakuasi Longsor Susulan Kebon Kalapa Bogor Terkendala Tanah Labil

badge-check


					ilustrasi foto penanganan bencana beberapa waktu lalu di Kota Bogor. (foto: kominfo kota bogor) Perbesar

ilustrasi foto penanganan bencana beberapa waktu lalu di Kota Bogor. (foto: kominfo kota bogor)

BPBD  Kota Bogor, PMI, Tagana juga TNI dan Polri mendapatkan kendala mengevakuasi korban longsor di wilayah Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah di RT 03/02 Gang Barjo pada Rabu (12/10/2022) sore, tak jauh dari Gang Kepatihan yang sehari sebelumnya juga mengalami longsor dan memakan satu korban meninggal dunia.

Longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut menimpa delapan warga yang tertimbun bangunan. Hingga pukul 22.00 WIB, empat diantaranya sudah berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat.

“Empat orang Alhamdulillah sudah berhasil kita evakuasi dalam kondisi selamat. Yang terakhir kita evakuasi tadi sekitar pukul 19.00 WIB, Alhamdulillah dalam kondisi selamat. Tapi situasi di lapangan sulit karena tekanan dari tanah yang bergeser cukup tinggi, menyebabkan petugas kesulitan untuk evakuasi,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Rabu malam, pasukan Badan SAR Nasional (Basarnas) ikut membantu proses pencarian. Dengan harapan bisa mempercepat proses evakuasi dengan alat yang memadai. Sehingga empat orang yang diduga masih tertimbun, bisa terselamatkan. Dengan asesmen cepat yang dilakukan Basarnas dengan tim gabungan dari Kota Bogor bisa mengejar waktu proses evakuasi. Di tengah cuaca ekstrem yang masih terus terjadi di Kota Bogor.

“Kedua, permasalahan utama adalah akses alat berat tidak bisa masuk. Karena ini permukiman cukup padat di situasi kondisi kontur yang sangat terjal. Jadi ini tingkat tanah yang labil masih menjadi faktor dan fenomena cuaca ekstrem beberapa hari terakhir intensitas hujan dengan curah tinggi,” jelasnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patricio Freitas menambahkan, warga sudah mulai diungsikan di tempat yang lebih aman. Pencarian juga akan dilanjutkan esok harinya jika sudah tidak memungkinkan.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline