Menu

Dark Mode
Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor Mantan Bos Microsoft Minta Dikenalkan ke Tim Cook Lewat Jeffrey Epstein Kawin Campur Manusia dengan Spesies Lain, Anaknya Berumur Pendek Ramai Bill Gates dan Jeffrey Epstein Rencanakan Pandemi, Ini Faktanya Meta Dituduh Jadi Sarang Predator dan Eksploitasi Anak

Kabar PDAM

Dirut Perumda Tirta Pakuan Resmikan Mushola Bantuan Warga Bogor di Lumajang

badge-check


					Dirut Perumda Tirta Pakuan Resmikan Mushola Bantuan Warga Bogor di Lumajang Perbesar

Dirut Perumda Tirta Pakuan Resmikan Mushola Bantuan Warga Bogor di Lumajang

Kepedulian warga Kota Bogor terhadap warga Lumajang yang terdampak erupsi Gunung Semeru, patut diacungi jempol. Donasi bantuan peduli Lumajang, yang dikumpulkan Tim PEKA PWI Kota Bogor bersama, Perumda Tirta Pakuan, Polmas Bogor Raya dan Pemkot Bogor (BPBD) telah disalurkan ke warga terdampak. Bukan itu saja, tim gabungan peduli Lumajang berhasil membangun MCK,1 Majelis taklim dan Musola Nurul Aulia Allah.

Menurut Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, bantuan pembangunan Majelis Taklim dan Mushola ini  semoga bermanfaat bagi warga Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Didampingi stafnya, Rino yang juga Ketua Umum Polmas Bogor Raya tersebut langsung bercengkrama dengan warga dan juga anak-anak di desa yang berada dekat dengan area Gunung Semeru tersebut.

“Kita bangun majelis taklim untuk membantu warga di sini,” kata Rino, disela-sela meresmikan pembangunan Majelis Taklim dan Musola Nurul Aulia Allah.

Rino berharap bencana alam ini segera berakhir sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti semula. “Saya berharap musibah segera berakhir, sehingga warga bisa segera beraktivitas kembali,” katanya.

Sementara itu Ustad Anang Arifin, tokoh agama di Dusun Banjarrejo menghaturkan terima kasih atas bantuan pembangunan majelis taklim dari masyarakat Bogor.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Karena selama ini mereka belajar mengaji di musola yang sempit,” kata dia.

Tak hanya untuk kegiatan mengaji, keberadaan majelis taklim dan Musola yang berdekatan dengan hunian sementara (Huntara) itu bisa digunakan untuk ibadah salat Jumat.

“Selama ini warga kami shalat Jumat di dusun lain, jaraknya cukup jauh. Mudah-mudahan ke depan kami bisa melaksanakan salat Jumat sendiri di kampung sendiri,” pungkasnya.

Bangunan berukuran 4×5 meter ini didirikan d isamping musola Nurul Aulia Allah. Kegiatan pembangunan dilakukan oleh kelompok relawan Bogor terdiri PWI PEKA, Polmas Bogor Raya, dan BPBD Kota Bogor.

Pembangunan sarana ibadah ini merupakan bantuan dari sejumlah donatur dari Bogor, antara lain PWI Kota Bogor, PEKA PWI Kota Bogor, Pemkot Bogor, Perumda Tirta Pakuan, Telkom, SIG Mortar Indonesia, Pakuan Pasar Jaya, Alfamart, POLMAS, KAN MA, See Look Red, dan Weekend Pedalers.

Penulis AFauzi

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

​TPT Ambruk di Kota Bogor, 1 Warga Bondongan Meninggal Dunia

29 January 2026 - 22:55 WIB

Trending on Headline