Menu ✖

Dark Mode
Bukan Coding, Skill Ini yang Bakal Jadi Modal Utama Pekerja di Era AI Dari Dapur ke Pasar Digital, Teknologi Bantu Ibu Rumah Tangga Jadi Bos China Buka Taman Hiburan AI Terbesar Pertama di Dunia, Dihuni 300 Robot Raksasa AI Ekspansi Besar-besaran di Singapura, Sewa Kantor Meroket Bukan Sekadar Alamat Website, Domain Dibidik Jadi Identitas IP Timnas Pokemon Unite Indonesia Lolos Perempat Final Asian Games 2026

Headline

Dirikan Posko Kemanusiaan, JMI Peduli Hadirkan Pendongeng hingga Beri Colokan Listrik Gratis

badge-check


					Dirikan Posko Kemanusiaan, JMI Peduli Hadirkan Pendongeng hingga Beri Colokan Listrik Gratis Perbesar

CIANJUR, kabaronline.co.id

 

Korban terdampak bencana gempa Cianjur masih sangat membutuhkan bantuan dari semua kalangan. Tak hanya memberitakan keadaan disana, sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Jurnalis Mancing Indonesia (JMI) memilih mendirikan posko kemanusiaan, menghadirkan pendongeng anak hingga memberikan akses listrik gratis kepada masyarakat terdampak. 

 

Ketua JMI Peduli, Agil mengatakan, keberadaan Team Reaksi Cepat (TRC) JMI Peduli besutan JMI Bogor Raya sejak terjadinya bencana, telah berupaya membantu warga terdampak secara nyata. 

“Bersama para relawan TRC JMI Peduli, kami sudah membangun tenda hunian sementara, memberikan mereka bantuan beras dan memberikan akses listrik agar mereka bisa menghidupkan ponselnya,” kata Agil, Kamis (24/11/2022). 

 

Saat ini, kata Agil, warga terdampak bencana khususnya di Kampung Sarampad Wetan RT 02/RW 03, Desa Sarampad, Kecamatan Sugenang, Cianjur sangat membutuhkan perlengkapan tidur yang layak, air bersih dan susu balita. 

 

Selain itu, kata Agil, hasil assasment JMI Peduli juga mengungkapkan, dibutuhkannya sarana listrik baru untuk setiap tenda pengungsian sebagai sarana penerangan dan kebutuhan warga lainnya. 

 

“Kami bertekad membangun sarana air bersih, menghadirkan toren air dan pipanisasi sementara dan sarana MCK untuk warga. Setelah itu kami ingin membangun tenda mushola agar masyarakat bisa beribadah,” ujarnya. 

 

Sementara itu, korban meninggal akibat Gempa berkekuatan 5,6 magnitudo Barat Daya Cianjur yang meluluhlantakkan Kabupaten Cianjur kini bertambah menjadi 268 dari sebelumnya berjumlah 162.

 

Kemudian tercatat korban yang mengalami luka-luka baik ringan ataupun berat sebanyak 1.083 orang dan korban mengungsi berjumlah 5.832 orang. 

 

Data tersebut merupakan data terupdate yang dirilis oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat menggelar jumpa pers di Pendopo Cianjur, Selasa, (22/11/2022). (Rb.Adhiyaksa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline