Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Kabar PDAM

Direkomendasikan Kemen PUPR, Pemkot Bitung Kunjungi PDAM Kota Bogor

badge-check

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan mendapat kunjungan istimewa dari Pemerintah Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (28/1/2019). Kunjungan kerja tersebut dilakukan atas dasar rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengenai sistem manajemen pengelolaan air minum.

Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mandiri didampingi Perwakilan PDAM Kota Bitung dan Staf Dinas PUPR disambut hangat oleh Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman bersama Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Denny Sumardikarya dan Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Sya’ban Maulana.

“Kunjungan kami ke PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor atas rekomendasi dari Kementerian PUPR. Di sini kami ingin melihat dan belajar secara lebih jelas tentang sistem manajemen pengelolaan air minum di PDAM Tirta Pakuan untuk diterapkan di Kota Bitung,” ujar Maurits Mandiri di kantor PDAM Tirta Pakuan di Jalan Siliwangi, Bogor Timur, Kota Bogor.

Maurits menambahkan, penduduk Kota Bitung saat ini hanya berjumlah 250 ribu jiwa dengan jumlah cakupan pelanggannya baru 50 persen. Namun, ke depan kota pelabuhan ini akan menjadi kota dengan pertumbuhan pembangunan yang pesat.

“Sehingga dalam pengelolaan manajemen air minumnya harus semakin lebih baik dengan membuat strategi yang tepat. Hal ini penting sekali kalau tidak antisipasi belajar dari sekarang bisa kerepotan nantinya,” jelasnya.

Ia menuturkan, lewat pemaparan yang telah disampaikan PDAM Tirta Pakuan, pihaknya akan menerapkan beberapa metode yang dilakukan PDAM Tirta Pakuan di kotanya. Sebut saja, terkait air baku yang kerap keruh ketika tingkat hujan tinggi ternyata bisa dicegah dengan pembuatan biopori serta metode distrik meter untuk pengawasan terhadap kontrol air keluar dan ketika bocor.

“Kami akan terapkan metode tersebut sembari menambah jumlah pelanggan karena pada 2020 sesuai perintah pemerintah pusat harus mencapai cakupan 100 persen untuk air minum,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya mengatakan, Kota Bitung memang belum seperti Kota Bogor yang jumlah penduduknya padat namun mereka ingin pengelolaan PDAM-nya semakin baik yang turut didukung pemerintahnya.

PDAM Tirta Pakuan, kata dia, sangat terbuka untuk menjadi tempat belajar yang tak jarang menjadi percontohan bagi PDAM di daerah lain. Pasalnya dengan ada studi banding ini PDAM Tirta Pakuan juga bisa terus belajar dan tidak terlena dengan predikat saat ini.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jaga Air Tetap Jernih dan Berkualitas, Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa

17 September 2026 - 10:30 WIB

TPAS Terbakar, Tirta Pakuan Salurkan Air Bersih dan Logistik ke Galuga

13 September 2026 - 10:43 WIB

Peduli Kesehatan Warga, Tirta Pakuan Gelar Pengobatan Gratis

5 August 2026 - 11:37 WIB

Cegah Tindak Pidana Korupsi, Tirta Pakuan Gelar Kampanye Anti Korupsi

5 August 2026 - 11:00 WIB

Tantangan Tirta Pakuan Jelang Habisnya WTP Unitex

9 July 2026 - 22:30 WIB

Trending on Kabar PDAM