Menu

Dark Mode
Gua Tersegel 40 Ribu Tahun Dibuka, Ungkap Neanderthal Sudah Canggih TikTok Bantah Rumor Terkait Tokopedia, Tegaskan Komitmen Operasional Apple Uji Coba Layar Lipat Tangguh untuk iPhone Fold Nonton di IndoXXI dan LK21 Bisa Kuras Rekening, Ini Link Aman Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor

Headline

Depo Pertamina Plumpang Terbakar

badge-check


					Depo Pertamina Plumpang Terbakar Perbesar

Warga Plumpang Jakarta Utara dikejutkan dengan bunyi ledakan dan kobaran api yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang, Jumat (3/3/2023).

Dikutip dari CNN, berawal dari bau khas bahan bakar minyak (BBM) yang menyengat tercium warga, sekira 10 menit lamanya, tak lama setelah itu terdengar ledakan yang sangat kuat, hingga terjadi kebakaran di Plumpang, Jakarta Utara.

Area Manager Pertamina Regional JBB Jakarta, Eko Kristiawan membenarkan telah terjadi kebakaran pipa penerimaan di intergrasi terminal Jakarta Plumpang, dan  belum  ketahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Kami akan segera melakukan investigasi terkait penyebab kebakaran tersebut, fokus kami saat ini adalah penanggulangan, pemadaman dan evakuasi warga dan pekerja kita yang berada di Plumpang. Dan kami berharap bisa ditanggulangi secara maksimal,” ungkapnya.

Tak berselang lama setelah ledakan dan kebakaran, sekira pukul 20:30 WIB, 51 unit Damkar dan ratusan personil gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Akses jalan ditutup, area sekitar dijaga ketat petugas.

Area padat pemukiman menyebabkan sulitnya akses petugas menuju lokasi kebakaran, ditambah sulitnya mendapat sumber air tambahan untuk memadamkan api. 

Kasudin Damkar Jakarta Utara, Rahmat Kristianto, menerangkan, 15 korban meninggal dunia berhasil dievakuasi, sementara puluhan korban luka dibawa ke RS terdekat wilayah Jakarta Utara. Belum diketahui luas kobaran api, petugas berfokus memadamkan api dan evakuasi.

“Korban meninggal dunia dua diantaranya adalah anak-anak, luas kebakaran belum dapat kami pastikan, fokus saat ini pemadaman dan evakuasi, demikian informasi sementara” ucap Rahmat.

Depo yang dibangun tahun 1974 tersebut, pernah terbakar di bulan Januari tahun 2009 lalu.

Yudi Budiman/net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline