Menu

Dark Mode
Asal Muasal Gelombang Raksasa Lebih dari 20 Meter Terungkap Mengenal Subduksi yang Dikaitkan dengan Gempa Megathrust Bongkahan Meteorit 2,8 Ton Diselundupkan dari Rusia, Kok Bisa? Perang Lawan Penipuan Digital, Tri Kini Bisa Blokir Scam WhatsApp Call Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM Pemda se-Jabar Bahas Implementasi Satu Data Indonesia

Kabar Politik

Dedie: Berhati-hati Pilih Jurusan dan Lebih Giat Berdoa

badge-check


					Dedie: Berhati-hati Pilih Jurusan dan Lebih Giat Berdoa Perbesar

Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SMPTN) 2018 sudah di buka hari ini, Rabu (20/2/2018). Panitia seleksi jalur SNMPTN telah menetapkan jadwal pendaftaran SNMPTN mulai dari tanggal 21 Februari 2018-6 Maret 2018. Sedangkan pengumuman hasil seleksi SNMPTN dijadwalkan 17 April 2018.

Calon Wakil Walikota Bogor, Dedie Abdul Rachim, berpesan dan mengimbau kepada siswa-siswi calon peserta SNMPTN 2018 untuk lebih giat belajar dan membaca serta mengurangi jam bermain. “Pintu gerbang nasib seseorang adalah setelah lulus SMA. Jangan sampai salah pilih jurusan. Harus mengenal pribadi, bakat dan passion kita lebih ke bidang apa. Banyak mahasiswa sulit mengembangkan diri karena salah jurusan. Dan paling penting adalah lebi giat berdoa,” pesannya.

Dedie juga berpesan, kepada siswa-siswi peserta SNMPTN dan orang tua untuk tidak putus asa akibat tidak mendapatkan kampus yang diidamkan. Ia menyebut masih ada kesempatan lainnya seperti SBMPTN dan ujian mandiri.”Masih banyak kesempatan. Pada dasarnya SNMPTN adalah sala satu kesempatan. Manfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin. Saya meyakini, generasi di Kota Bogor semakin hari semakin maju dan cerdas. Kota Bogor butuh generasi yang unggul untuk membangun kota tercinta ini,” kata dia.
Berdasarkan di laman snmptn.ac.id, tata cara melakukan pendaftaran di jalur ini tidaklah sulit. Namun, ketentuan untuk melakukan pendaftaran hanya peserta yang memenuhi syarat yaitu di lihat dari pertimbangan data prestasi dan portofolio akademik siswa yang sudah termuat di sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Berikut tata cara siswa melakukan pendaftaran di SNMPTN: Pertama, siswa diminta untuk log in menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan password yang sama untuk memverifikasi nilai pada PDSS. Lalu, Siswa diminta melakukan penyataan kesungguhan untuk mendaftar di SNMPTN.

Dalam melakukan pendaftaran siswa juga diminta memilih Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan program studi, mengunggah foto, mengisi formulir pendaftaran, mengunggah bukti prestasi, mengunggah portofolio jika memilih program studi seni dan olahraga. Selanjutnya, siswa memfinalisasi pendaftaran SNMPTN, jika tidak difinalisasi maka akan dianggap tidak mendaftar. Lalu, siswa mengunduh dan mencetak kartu tanda peserta.Langkah selanjutnya, siswa diminta memasukkan NISN dan password pada form log in. NISN dan password yang digunakan berasal dari sekolah ketika siswa melakukan verifikasi nilai PDSS.Dalam laman tersebut juga dijelaskan, jika siswa tidak memenuhi syarat untuk mendaftar SNMPTN, maka akan muncul pesan ‘Anda tidak dapat mengikuti SNMPTN 2018’.

Untuk itu, sebelum siswa melakukan pendaftaran diharuskan membaca dan menyetujui pernyataan kesungguhan untuk mendaftar melalui jalur SNMPTN dan akan menerima konsekuensinya.Kemudian, apabila siswa menyetujui pernyataan yang diberikan, siswa menekan box peryataan persetujuan lalu menekan tombol ‘Proses’ untuk melanjutkan pada proses pendaftaran SNMPTN 2018.Selanjutnya, pada formulir pendaftaran SNMPTN, terdiri dari empat bagian yakni PTN pilihan satu dan dua, unggahan foto dan formulir pendaftaran.Namun, harus diingatkan, siswa dapat memilih maksimum hanya tiga program studi dan siswa diberi kewenangan memililih maksimum dua perguruan tinggi (PT) .Salah satu dari PT yang dipilih harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah siswa (kecuali untuk provinsi Sulawesi Barat dan sekolah RI di luar negeri, karena tidak ada PT untuk provinsi tersebut).

Urutan PTN dan program studi juga menentukan prioritas pilihan. Karena, siswa akan diseleksi dari proritas pertama (PTN pilihan satu dan program studi pilihan satu). Jika tidak lolos seleksi, maka siswa akan diseleksi untuk pilihan berikutnya.Setelah memilih PTN dan Pogram Studi, siswa harus mengunggah foto.Foto yang diunggah harus memenuhi persyaratan, antara lain wajah siswa terlihat jelas, pakaian rapi, rasio foto 4 banding 6 dengan ukuran minimum 400 (lebar) x 600(tinggi) pixel.Setelah siswa mengunggah foto, foto dapat dipotong sesuai dengan kebutuhan dan ukuran yang tepat.

Kotak untuk pemotongan foto sesuai kebutuhan, dapat digeser dan dapat diperbesar atau diperkecil.Selanjutnya, siswa yang memilih program studi yang mewajibkan portofolio sendratasik (Seni Drama, Tari, dan Musik) cukup melengkapi salah satu dari portofolio Teater dan Seni Pertunjukan, Seni Tari, atau Seni Musik dan Karawitan sesuai dengan peminatan yang diinginkanNamun, jika siswa adalah peserta beasiswa Bidikmisi, harus memasukkan KAP dan PIN.

Karena sistem dalam laman itu akan memverifikasi KAP dan PIN siswa ke sistem Bidikmisi. Pastikan KAP dan PIN yang siswa isikan sudah benar. Karena, siswa peserta Bidikmisi tidak dapat memilih program studi dari Universitas Islam Negeri (UIN/IAIN). Jika pendafftaran sudah selesai dilakukan, siswa dapat melakukan finalisasi pendaftaran. Setelah finalisasi, data pendaftaran tidak dapat diubah kembali. Pastikan kembali seluruh data yang diperlukan sudah di isikan. Tahapan terakhir pendaftaran SNMPTN adalah mencetak kartu peserta.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

27 January 2026 - 22:54 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolresta Temui Pimpinan DPRD Kota Bogor

27 January 2026 - 20:08 WIB

Ulang Tahun, Redpem dan PDI-P Gelar Baksos di Pandeglang

18 January 2026 - 22:02 WIB

 Komisi IV DPRD Kota Bogor Bahas Sinergi dan Pembentukan Panja

13 January 2026 - 22:14 WIB

Terima Kunjungan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Kota Bogor, Ini Kata Ketua DPRD

8 January 2026 - 22:15 WIB

Trending on Kabar Politik