Menu ✖

Dark Mode
YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks Pemkot Bogor Tata Nyi Raja Permas, Pedagang Disiapkan Lokasi Usaha yang Lebih Representatif Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi Tanah Sareal Bakal Ditiru Pakistan Respons Tak Terduga China Setelah Trump Tiba-Tiba Rombak Nama AI Tergerus AI, Deret Jurusan Ini Dihapus dari Kampus-kampus China

Kabar PDAM

Covid Meningkat, Tirta Pakuan Batasi Pelayanan

badge-check


					Covid Meningkat, Tirta Pakuan Batasi Pelayanan Perbesar

Pembatasan pelayanan kembali dilakukan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, akibat meningkatnya status level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bogor. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menekan angka kasus covid di Kota Bogor.

Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizky mengatakan, pelayanan kantor Perumda Tirta Pakuan di Jalan Siliwangi dan di berbagai kantor pelayanan tetap beroperasi seperti biasa, yakni mulai pukul 08:00 WIB hingga pukul 15:00 WIB.

Hanya saja, pihaknya lebih mengarahkan pelanggan yang ingin membayar tagihan, bisa melalui berbagai fasilitas perbankan hingga payment online lain.

“Pelayanan tetap seperti biasa mulai dari jam 8 sampai jam 3 sore. Cuma kami lebih mengarahkan para pelanggan yang mau bayar bisa melalui perbankan atau melalui payment online. Kemudian di berbagai minimarket, atau kantor pelayanan kami. jadi tidak berkerumun di kantor Tirta Pakuan,” jelasnya.
 
Dan untuk aduan serta keluhan, kata dia, bisa melalui aplikasi SIMOTIP hingga melalui call center. Skemanya, pelanggan bisa menghubungi call center, untuk kemudian membuat janji dan mengambil nomor, lalu mendapat pelayanan di besok harinya.

“Diusahakan tidak ada penumpukan pelanggan. Dan secara keseluruhan kita antisipasi,” tegas Rivelino.
 
Pada penerapan PPKM level 3 di Kota Bogor kali ini, kata dia, Perumda Tirta Pakuan juga tidak menerapkan secara spesifik terkait Work From Home (WFH) atau kerja dirumah. Namun, lebih kepada pengaturan dan pembatasan para pegawai yang ada di kantor Perumda Tirta Pakuan.
 
“Tak ada (WFH, red). Tapi kita tugaskan untuk teman-teman yang di lapangan, untuk segera berangkat ke lapangan dan tidak berkumpul-kumpul dulu di kantor, sehingga tidak ada kerumunan,” katanya.
 
Untuk mengantisipasi penyebaran varian baru Covid-19 yakni Omicron, pihaknya juga berencana melakukan swab antigen massal kepada para pegawai Perumda Tirta Pakuan, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran di lingkungan perkantoran milik Pemkot Bogor itu.
 
“Rencananya kita akan lakukan swab antigien dulu. Biasanya kami meng-hire (mendatangkan, red) tenaga kesehatan untuk melakukan antigen rutin. Ke depan kita rencanakan lakukan antigen lagi. Untuk antisipasi penyebaran omicron ini,” katanya.

Penulis Pratama/rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jaga Air Tetap Jernih dan Berkualitas, Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa

17 September 2026 - 10:30 WIB

TPAS Terbakar, Tirta Pakuan Salurkan Air Bersih dan Logistik ke Galuga

13 September 2026 - 10:43 WIB

Peduli Kesehatan Warga, Tirta Pakuan Gelar Pengobatan Gratis

5 August 2026 - 11:37 WIB

Cegah Tindak Pidana Korupsi, Tirta Pakuan Gelar Kampanye Anti Korupsi

5 August 2026 - 11:00 WIB

Tantangan Tirta Pakuan Jelang Habisnya WTP Unitex

9 July 2026 - 22:30 WIB

Trending on Kabar PDAM