Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Headline

Buntut Keracunan Massal di Cipaku, Sejumlah Saksi Diperiksa Satreskrim

badge-check


					Buntut Keracunan Massal di Cipaku, Sejumlah Saksi Diperiksa Satreskrim Perbesar

Keracunan massal yang menimpa warga di RT01 RW 12 Kampung Babakan Kelurahan Cipaku Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, memasuki babak baru. Satreskrim Polresta Bogor melakukan penyelidikan terhadap kasus yang membuat 93 orang menjadi korban tersebut, salah satunya memeriksa pelaksana kegiatan berinisial M. Demikian dituturkan Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot Gigantara, Rabu, (5/6/2024).

“Senin tanggal 3 Juni 2024 banyak korban yang keracunan makanan, yang dirawat di rumah sakit dan Puskesmas Cipaku,” kata  Kasatreskrim.

Menurutnya peristiwa keracunan makanan itu berawal dari salah satu warga berinisial M meminta warga untuk menghadiri acara haul yang digelar kediamannya melalui kerabatnya.Namun tiba-tiba sejumlah warga mengalami gejala diare dan buang-buang air besar secara terus menerus.

“Sedikitnya  5 orang saksi diperiksa dan memang ada kendala saat pemeriksaan saksi-saksi, yang mana para saksi ini masih mengalami sakit dan tidak bisa kami ambil keterangannya,” kata Kasarreskrim.

Kasatreskrim menambahkan, pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor terkait sampel sisa makanan dan muntahan para korban untuk dilakukan uji laboratorium.

“Terkait korban yang meninggal dunia berinisial AS (24) pihak keluarga menolak untuk dilakukan proses autopsi. Namun demikian kami tetap melakukan tindakan penyelidikan, sehingga kami bisa memperoleh informasi yang tepat terkait dengan peristiwa ini apakah ada unsur kelalaian atau murni memang karena musibah,” tandasnya.

Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Diana Sulistiowati menambahkan, sudah ada sejumlah saksi diimintai keterangan diantaranya Nuraeni (50), Ella Nurmalasari (42) dan Asti Nuralia (18).

Ia menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan ketiga saksi ini merupakan orang yang diduga pembuat paket makanan dan yang membantu membagikan paket, termasuk ketua RW setempat. 

“Pada hari Senin tanggal 3 Juni 2024 sekitar pukul 15.00 WIB telah diketahui info dari masyarakat adanya beberapa korban warga dari Kp. Babakan, Kelurahan Cipaku Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor berdatangan ke Puskesmas Cipaku yang diduga mengalami keracunan dari makanan yang diberikan oleh keluarga dari Ibu Mursiah saat selesai melaksanakan acara Haul atau Tahlilan 100 hari wafatnya Almarhum Bp. Ahmad Halim pada hari Sabtu tanggal 1 Juni 2024 sekitar pukul 20.00 WIB,” ungkap Diana. 

Diana menambahkan, makanan yang diberikan dalam kemasan wadah styrofoam yang berisi nasi kuning, telur goreng, sambel kacang dan orek tempe. Kemudian, akibat dari peristiwa yang diduga keracunan makanan tersebut terdapat 37 warga dan korban terus bertambah menjadi 71 hingga 84 orang dengan gejala serupa yaitu muntah-muntah, kepala pusing dan buang air besar. 

Pasca kejadian, pihaknya melakukan upaya dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan dilakukan olah TKP oleh tim Inafis Polresta Bogor Kota dan mencatat identitas saksi-saksi hingga identitas korban yang mengalami dugaan keracunan tersebut. 

Selain itu, pihaknya juga mengamankan sisa makan dari rumah Mursiah yang diterima dari Asti Nuralia berupa satu wadah berisi telur goreng yang disimpan di dalam kulkas, satu wadah sisa nasi kuning, satu piring kecil orek tempe, dua piring kue bolu pelangi dan satu buah risol, yang selanjutnya diserahkan sisa makanan tersebut ke petugas Puskesmas Cipaku dan Dinas Kesalahan (Dinkes) Kota Bogor. 

Seperti diberitakan sejumlah warga mengalami keracunan makanan setelah menyatap makanan dari acara pengajian haul tetangga di daerah Cipaku.

pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline