Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Bogor

Bogor Tengah Akan Ditata Ulang

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie Rachim. (foto; Kominfo) Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie Rachim. (foto; Kominfo)

Kota Bogor- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menata ulang kawasan Kecamatan Bogor Tengah, hal itu  disampaikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Tengah di Hotel Onih, Kamis (15/1/2026).

“Di Bogor Tengah ini ada alun-alun, pusat kuliner, serta tempat-tempat strategis lainnya. Namun kondisinya masih banyak yang perlu diberikan sentuhan, sehingga ke depan Bogor Tengah dapat menjadi representasi Kota Bogor secara keseluruhan,” ujar Dedie Rachim.

Dalam waktu dekat, Pemkot Bogor juga akan melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL), di antaranya di Jalan Dewi Sartika, MA Salmun, Sawo Jajar, Nyi Raja Permas, dan Jalan Merdeka. Selanjutnya, kawasan Jalan Lawang Saketeng, Jalan Pedati, Jalan Roda, Jalan Bata, dan Jalan Surya Kencana harus steril dari PKL.

Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi hambatan dalam proses pembongkaran Pasar Bogor dan Plaza Bogor.

Sebab, lokasi-lokasi tersebut nantinya akan digunakan sebagai akses alat berat dan kendaraan besar untuk menyimpan serta mengangkut material bongkaran.

“Karena jika tidak steril dari PKL, persoalan pembongkaran ini bisa memakan waktu lebih lama dan menjadi tidak efisien. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh pedagang untuk pindah ke Pasar Sukasari dan Jambu Dua,” ucapnya.

Ia menegaskan agar PKL di lokasi tersebut tidak lagi berjualan, karena area tersebut akan ditutup dan digunakan untuk operasional alat berat.

“Mulai sekarang para pedagang harus memindahkan aktivitasnya ke dalam pasar. Tidak bisa seperti sekarang yang menjadikan Bogor Tengah terkesan kumuh, karena Bogor Tengah ini adalah representasi Kota Bogor. Ke depan, seluruh wilayah Kota Bogor harus tertata rapi, bersih, dan teratur,” tutup Dedie Rachim. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Resmi Buka LT III Kota Bogor 2026, Kak Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Sportivitas dan Karakter Penggalang

3 November 2026 - 13:05 WIB

Trending on Kabar Bogor